Jakarta: Spyros Panopoulos Automotive’s (SP Automotive) menghadirkan mobil dengan status dan satu-satunya yakni SP Chaos. Mobil ini digolongkan ultracars karena memiliki tenaga tidak kurang 3.000 daya kuda.
Pihak pabrikan mengklaim mobil ini ditawarkan dalam 2 varian, yakni Earth Version dan Zero Gravity. Keduanya menggunakan mesin yang sama namun dengan setting-an yang berbeda, sehingga tenaga yang dihasilkan juga tidak sama.
Pihak pabrikan menggunakan mesin V10 turbo ganda dengan kapasitas silinder 4.000 cc. Di varian Earth Version memiliki tenaga tidak kurang dari 2.049 daya kuda dan torsi maksimal 1.389 Nm ke empat roda melalui transmisi otomatis 7 percepatan kopling ganda.
Sedangkan Zero Gravity lebih gila lagi karena tenaga maksimalnya mencapai 3.065 daya kuda dan torsi maksimal 1.984 Nm. Alhasil, mobil ini memiliki kecepatan maksimal mencapai 500 kilometer per jam.
SP Automotive mengklaim Chaos Zero Gravity lebih kencang dari semua kendaraan roda dua dan roda empat lainnya yang juga diklaim kencang. Jika dibandingkan dengan SSC Tuatara hanya memiliki performa 455,3 kilometer per jam dan Bugatti Chiron Super sport 300+ dengan kecepatan 490,484 kilometer per jam.
Desain SP Chaos Aplikasikan Teknologi Mobil F1
Chaos memiliki desain yang kental dengan nuansa sporty dan memaksimalkan sisi aerodinamis. Bahkan mobil ini memiliki sejumlah teknologi Formula One (F1) untuk memaksimalkan performa yang ditawarkan.
Hal yang paling terlihat adalah ground clearance yang sangat rendah seperti jet darat tersebut. Kecilnya ground clearance yang ditawarkan membuat seolah-olah mobil ini menempel di aspal.
Bagian kaki-kakinya kemudian didukung pelek 21 dan 22 inci yang unik, empat knalpot yang dibuat dengan teknologi cetak 3 dimensi yang unik. Selain itu, Chaos menggunakan sejumlah elemen di bagian fascia yang terinspirasi dari Ferrari Enzo dan Ferrari FXX, serta bagian belakang yang mirip Pininfarina Battista.
Dari segi ukuran, Chaos memiliki panjang 5.053mm, lebar 2.068mm, tinggi 1.121mm, dengan jarak sumbu roda 2.854 mm. Bisa dibilang, mobil ini terbilang sangat besar dan panjang jika dibandingkan mobil umumnya.
Ketika masuk ke kabin, penumpang akan ditawarkan sensasi interior futuristik dan sporty. Ultracars buatan Yunani tersebut didukung dengan teknologi canggih Augmented Reality. Pemanfaatan teknologi ini memungkinkan mobil membaca ekspresi pengemudi. Jika pengemudi tiba-tiba terasa tertekan dengan tenaga yang ada di mobil, maka otomatis Chaos akan membatasi seluruh kemampuan yang ada di mobil.
Ultracars ini rencananya bakal masih jalur produksi dan tersedia 20 unit saja. Konsumen yang tertarik bisa meminang Earth Version di harga USD6,4 juta atau setara Rp90,8 miliar dan Zero Gravity dijual di harga USD14,4 juta atau mencapai Rp204,5 miliar.
Desain SP Chaos Aplikasikan Teknologi Mobil F1
Chaos memiliki desain yang kental dengan nuansa sporty dan memaksimalkan sisi aerodinamis. Bahkan mobil ini memiliki sejumlah teknologi Formula One (F1) untuk memaksimalkan performa yang ditawarkan.
Hal yang paling terlihat adalah ground clearance yang sangat rendah seperti jet darat tersebut. Kecilnya ground clearance yang ditawarkan membuat seolah-olah mobil ini menempel di aspal.
Bagian kaki-kakinya kemudian didukung pelek 21 dan 22 inci yang unik, empat knalpot yang dibuat dengan teknologi cetak 3 dimensi yang unik. Selain itu, Chaos menggunakan sejumlah elemen di bagian fascia yang terinspirasi dari Ferrari Enzo dan Ferrari FXX, serta bagian belakang yang mirip Pininfarina Battista.
Dari segi ukuran, Chaos memiliki panjang 5.053mm, lebar 2.068mm, tinggi 1.121mm, dengan jarak sumbu roda 2.854 mm. Bisa dibilang, mobil ini terbilang sangat besar dan panjang jika dibandingkan mobil umumnya.
Ketika masuk ke kabin, penumpang akan ditawarkan sensasi interior futuristik dan sporty. Ultracars buatan Yunani tersebut didukung dengan teknologi canggih Augmented Reality. Pemanfaatan teknologi ini memungkinkan mobil membaca ekspresi pengemudi. Jika pengemudi tiba-tiba terasa tertekan dengan tenaga yang ada di mobil, maka otomatis Chaos akan membatasi seluruh kemampuan yang ada di mobil.
Ultracars ini rencananya bakal masih jalur produksi dan tersedia 20 unit saja. Konsumen yang tertarik bisa meminang Earth Version di harga USD6,4 juta atau setara Rp90,8 miliar dan Zero Gravity dijual di harga USD14,4 juta atau mencapai Rp204,5 miliar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ERA)