Karawang: PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) resmi meluncurkan Mitsubishi New Xforce Hybrid Electric Vehicle (HEV) sebagai model hybrid pertama yang diproduksi secara lokal di Indonesia. Peluncuran tersebut dilakukan di Jakarta Selatan pada Kamis, 16 Juli 2026.
New Xforce HEV diproduksi oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI), Bekasi, Jawa Barat. SUV lima penumpang ini menjadi tonggak awal strategi elektrifikasi pabrikan berlogo lima bintang di Indonesia dan dipasarkan dengan harga Rp445 juta (OTR Jabodetabek) untuk varian tertinggi.
Peluncuran Xforce HEV juga memunculkan pertanyaan mengapa Mitsubishi lebih dahulu menghadirkan SUV lima penumpang tersebut dibandingkan Xpander HEV, yang selama ini dikenal sebagai salah satu model terlaris perusahaan di Indonesia.
Respons Tren Konsumen SUV Hybrid
MMKSI menjelaskan bahwa peluncuran Xforce HEV didasarkan pada perubahan tren pasar. Konsumen kini dinilai semakin menginginkan kendaraan sport utility vehicle (SUV) yang lebih ramah lingkungan, hemat bahan bakar, namun tetap menawarkan performa yang baik untuk penggunaan sehari-hari.
Baca Juga:
Mobil Listrik Jadi 'Powerbank' Darurat Saat Banjir Besar Landa China
Selain itu, perusahaan melihat segmen SUV kompak lima penumpang memiliki potensi pertumbuhan yang besar di Indonesia. Karena itu, Xforce HEV dipilih sebagai model pertama yang mengawali langkah elektrifikasi Mitsubishi Motors di pasar domestik.
Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI, Yoshio Igarashi, mengatakan keputusan tersebut juga didasarkan pada hasil survei terhadap konsumen Xforce.
“Kami Mitsubishi Motors selalu memproduksi kendaraan sesuai kebutuhan konsumen. Hasil survei konsumen terhadap Xforce generasi sebelumnya, baik yang sudah maupun belum membeli, menjadi acuan dalam menghadirkan Xforce dan Xforce HEV ini. Tapi kami pasti akan meluncurkan Xpander HEV, tunggu saja tanggal mainnya,” ungkap Yoshio Igarashi.
Konsumsi BBM Diklaim Tembus 24,4 Km/L
Salah satu keunggulan yang ditawarkan Xforce HEV adalah efisiensi bahan bakarnya. Berkat penggunaan teknologi hybrid generasi terbaru, mobil ini diklaim mampu mencatat konsumsi bahan bakar hingga 24,4 kilometer per liter.
Dengan kapasitas tangki bahan bakar 42 liter, pabrikan menyebut Xforce HEV mampu menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Klaim tersebut telah diuji oleh Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia Rifat Sungkar.
Baca Juga:
Tips Modifikasi Mobil untuk Perjalanan, Tetap Aman dan Sesuai Standar Pabrikan
Mengutamakan Motor Listrik dan Tujuh Mode Berkendara
Xforce HEV menggunakan sistem hybrid yang mengutamakan motor listrik sebagai penggerak utama pada berbagai kondisi berkendara. Karakter tersebut diklaim menghasilkan akselerasi yang halus, responsif, dan minim suara, sekaligus memberikan pengalaman berkendara yang mendekati mobil listrik murni tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pengisian daya eksternal.
Selain sistem penggerak hybrid, Xforce HEV juga dibekali tujuh mode berkendara untuk menyesuaikan karakter kendaraan dengan berbagai kondisi jalan.
Dilengkapi Panoramic Roof dan Suspensi Baru
Sebagai pembeda dibandingkan model sebelumnya, Mitsubishi turut menyematkan sejumlah pembaruan pada Xforce HEV. Beberapa di antaranya adalah Frameless Panoramic Roof serta penyempurnaan sistem suspensi untuk meningkatkan kenyamanan selama penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Dengan kombinasi teknologi hybrid, efisiensi bahan bakar, serta sejumlah peningkatan fitur, pabrikan menempatkan Xforce HEV sebagai model yang menjadi awal pengembangan kendaraan elektrifikasi perusahaan di Indonesia. Sementara itu, perusahaan memastikan Xpander HEV juga akan hadir di pasar Indonesia pada waktu yang akan diumumkan kemudian. (Autogear.id/Alun Segoro)
Karawang: PT
Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) resmi meluncurkan Mitsubishi New
Xforce Hybrid Electric Vehicle (HEV) sebagai model hybrid pertama yang diproduksi secara lokal di Indonesia. Peluncuran tersebut dilakukan di Jakarta Selatan pada Kamis, 16 Juli 2026.
New Xforce HEV diproduksi oleh PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI), Bekasi, Jawa Barat. SUV lima penumpang ini menjadi tonggak awal strategi elektrifikasi pabrikan berlogo lima bintang di Indonesia dan dipasarkan dengan harga Rp445 juta (OTR Jabodetabek) untuk varian tertinggi.
Peluncuran Xforce HEV juga memunculkan pertanyaan mengapa Mitsubishi lebih dahulu menghadirkan SUV lima penumpang tersebut dibandingkan Xpander HEV, yang selama ini dikenal sebagai salah satu model terlaris perusahaan di Indonesia.
Respons Tren Konsumen SUV Hybrid
MMKSI menjelaskan bahwa peluncuran Xforce HEV didasarkan pada perubahan tren pasar. Konsumen kini dinilai semakin menginginkan kendaraan sport utility vehicle (SUV) yang lebih ramah lingkungan, hemat bahan bakar, namun tetap menawarkan performa yang baik untuk penggunaan sehari-hari.
Selain itu, perusahaan melihat segmen SUV kompak lima penumpang memiliki potensi pertumbuhan yang besar di Indonesia. Karena itu, Xforce HEV dipilih sebagai model pertama yang mengawali langkah elektrifikasi Mitsubishi Motors di pasar domestik.
Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI, Yoshio Igarashi, mengatakan keputusan tersebut juga didasarkan pada hasil survei terhadap konsumen Xforce.
“Kami Mitsubishi Motors selalu memproduksi kendaraan sesuai kebutuhan konsumen. Hasil survei konsumen terhadap Xforce generasi sebelumnya, baik yang sudah maupun belum membeli, menjadi acuan dalam menghadirkan Xforce dan Xforce HEV ini. Tapi kami pasti akan meluncurkan Xpander HEV, tunggu saja tanggal mainnya,” ungkap Yoshio Igarashi.
Konsumsi BBM Diklaim Tembus 24,4 Km/L
Salah satu keunggulan yang ditawarkan Xforce HEV adalah efisiensi bahan bakarnya. Berkat penggunaan teknologi hybrid generasi terbaru, mobil ini diklaim mampu mencatat konsumsi bahan bakar hingga 24,4 kilometer per liter.
Dengan kapasitas tangki bahan bakar 42 liter, pabrikan menyebut Xforce HEV mampu menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer dalam sekali pengisian penuh. Klaim tersebut telah diuji oleh Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia Rifat Sungkar.
Mengutamakan Motor Listrik dan Tujuh Mode Berkendara
Xforce HEV menggunakan sistem hybrid yang mengutamakan motor listrik sebagai penggerak utama pada berbagai kondisi berkendara. Karakter tersebut diklaim menghasilkan akselerasi yang halus, responsif, dan minim suara, sekaligus memberikan pengalaman berkendara yang mendekati mobil listrik murni tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pengisian daya eksternal.
Selain sistem penggerak hybrid, Xforce HEV juga dibekali tujuh mode berkendara untuk menyesuaikan karakter kendaraan dengan berbagai kondisi jalan.
Dilengkapi Panoramic Roof dan Suspensi Baru
Sebagai pembeda dibandingkan model sebelumnya, Mitsubishi turut menyematkan sejumlah pembaruan pada Xforce HEV. Beberapa di antaranya adalah Frameless Panoramic Roof serta penyempurnaan sistem suspensi untuk meningkatkan kenyamanan selama penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Dengan kombinasi teknologi hybrid, efisiensi bahan bakar, serta sejumlah peningkatan fitur, pabrikan menempatkan Xforce HEV sebagai model yang menjadi awal pengembangan kendaraan elektrifikasi perusahaan di Indonesia. Sementara itu, perusahaan memastikan Xpander HEV juga akan hadir di pasar Indonesia pada waktu yang akan diumumkan kemudian.
(Autogear.id/Alun Segoro) Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(UDA)