Ilustrasi fitur V2L. Hyundai
Ilustrasi fitur V2L. Hyundai

Mobil Listrik Jadi 'Powerbank' Darurat Saat Banjir Besar Landa China

Ekawan Raharja • 13 Juli 2026 12:05
Ringkasnya gini..
  • Banjir besar di Guangxi membuat pemilik mobil listrik memanfaatkan fitur V2L untuk membantu warga mengisi daya perangkat elektronik.
  • Kendaraan elektrifikasi menjadi sumber listrik darurat di tengah pemadaman, sementara relawan BYD turut mendistribusikan bantuan.
  • Teknologi V2L memungkinkan mobil listrik, PHEV, dan EREV memasok listrik ke perangkat eksternal saat kondisi darurat maupun aktivitas luar ruang.
DKI Jakarta: Kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV) kembali menunjukkan manfaat di luar fungsi transportasi. Saat wilayah Guangxi, China, dilanda banjir besar akibat curah hujan ekstrem yang dipicu Topan Mesak, banyak pemilik mobil listrik dan kendaraan elektrifikasi memanfaatkan fitur Vehicle-to-Load (V2L) untuk membantu masyarakat yang terdampak.
 
Berdasarkan laporan media pemerintah China, banjir menyebabkan pemadaman listrik di berbagai wilayah sehingga komunikasi dan proses penyelamatan ikut terganggu. Dalam kondisi tersebut, pemilik kendaraan listrik menjadikan mobil mereka sebagai sumber listrik darurat agar warga tetap dapat mengisi daya telepon seluler dan perangkat elektronik lainnya.
 
Selain itu, sejumlah pemilik mobil BYD juga dilaporkan membentuk konvoi sukarelawan untuk mendistribusikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir. Laporan Southern Metropolis Daily menyebutkan banyak pemilik NEV di Guangxi mengubah kendaraan mereka menjadi pembangkit listrik portabel.

Pemanfaatan kendaraan listrik sebagai sumber listrik darurat bukan pertama kali terjadi di China, dikutip dari Carnewschina. Peristiwa serupa juga pernah terjadi saat Provinsi Henan mengalami banjir besar pada 2021.

Baca Juga:
Segini Hitungan Pajak Kijang Innova Reborn jika Kena Pajak Progresif


Dalam beberapa kasus, sejumlah kabel ekstensi disambungkan secara berantai sehingga satu kendaraan dapat digunakan untuk mengisi daya telepon seluler milik sekitar 20 hingga 30 orang. Meski demikian, metode tersebut tetap memiliki risiko keselamatan sehingga penggunaannya perlu dilakukan secara hati-hati.

Mengenal Teknologi Vehicle-to-Load (V2L)

Vehicle-to-Load (V2L) merupakan teknologi yang memungkinkan kendaraan listrik, Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), maupun Extended-Range Electric Vehicle (EREV) menyalurkan energi listrik dari baterai kendaraan ke perangkat elektronik eksternal.
 
Kemampuan tersebut didukung oleh bi-directional on-board charger (OBC) yang dapat mengubah arus bolak-balik (AC) menjadi arus searah (DC) saat mengisi baterai, sekaligus mengubah arus DC dari baterai kembali menjadi AC ketika kendaraan digunakan sebagai sumber listrik.
 
Melalui sistem ini, kendaraan berfungsi layaknya inverter sehingga mampu menyediakan listrik melalui port pengisian daya. Beberapa model PHEV dan EREV bahkan memiliki fitur Camping Mode, yang memungkinkan kendaraan menghasilkan listrik untuk kebutuhan V2L saat dalam kondisi parkir.

Baca Juga:
Ini Lokasi dan Jadwal Pengecasan Motor listrik Ojol di Kaltim, Gratis Loh!


Di pasar China, sebagian besar kendaraan elektrifikasi memiliki kemampuan V2L hingga 6,6 kW karena penggunaan sistem pengisian daya AC satu fase masih mendominasi. Namun, beberapa model seperti Geely EX2 dan sejumlah model BYD DM-i menawarkan kapasitas V2L sebesar 3,3 kW.
 
Sementara itu, salah satu model dengan kemampuan V2L terbesar adalah Geely Riddara RD6. Pikap listrik tersebut diklaim mampu menghasilkan daya AC tiga fase hingga 36 kW yang ditujukan untuk mendukung berbagai kebutuhan, termasuk pengisian daya drone dalam ekosistem ekonomi udara rendah (low-altitude economy).
 
Peristiwa di Guangxi menunjukkan bahwa kendaraan elektrifikasi tidak hanya berfungsi sebagai sarana mobilitas, tetapi juga dapat menjadi sumber energi cadangan yang membantu masyarakat ketika infrastruktur kelistrikan mengalami gangguan akibat bencana alam.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan