Jakarta: Menghadirkan mobil listrik dengan harga yang terjangkau menjadi salah satu strategi untuk mendapatkan hati konsumen. VinFast yang menawarkan beragam model mobil listrik memiliki penawaran dengan menghadirkan skema langganan baterai sehingga menawarkan harga kompetitif di pasaran.
CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, menegaskan komitmen VinFast terhadap pendekatan 'berpusat pada pelanggan', yang bertujuan memaksimalkan manfaat bagi konsumen Indonesia serta menghilangkan kekhawatiran terkait turunnya nilai jual kendaraan saat beralih ke mobil listrik.
“Filosofi ‘customer- centric’ mendorong kami untuk terus menghadirkan kebijakan yang relevan dan memberikan manfaat nyata bagi konsumen di Indonesia sepanjang perjalanan kepemilikan kendaraan mereka. Sebagai pelopor model langganan baterai di pasar ini, kami sangat terdorong oleh respons positif yang telah kami terima," ungkap Kariyanto Hardjosoemarto melalui keterangan resminya.
Dengan program langganan baterai yang di pasar, konsumen kini dapat memiliki mobil listrik VinFast dengan pembayaran awal mulai dari Rp156 juta, ditambah biaya langganan bulanan mulai dari Rp253.000.
Baca Juga: Tak Ingin Terjebak Perang Harga, VinFast Andalkan 3 Strategi Ini untuk Bersaing di Pasar EV
Berikut harga mobil VinFast dengn skema langganan baterai:
VF 3 (mini-SUV): Harga khusus OTR Rp156 juta dengan skema berlangganan baterai, hemat hingga Rp74,13 juta dibandingkan harga penuh. Biaya langganan bulanan: Rp253 ribu.
VF 5 Eco (segmen A): Harga OTR Rp232 juta dengan potensi penghematan hingga Rp91,17 juta. Biaya langganan bulanan: Rp468 ribu.
VF e34 (segmen C): Bisa dimiliki dengan harga Rp299 juta, hemat hingga Rp112,86 juta - penghematan tertinggi di seluruh lini. Biaya langganan: Rp593 ribu per bulan.
VF 6 (Eco & Plus): Biaya langganan bulanan untuk kedua tipe hanya Rp650 ribu. Harga OTR Rp335 juta (Eco) dan Rp394 juta (Plus), masing-masing hemat Rp49,995 juta dan Rp45,6 juta.
VF 7 (Eco & Plus AWD): Harga OTR Rp449 juta (Eco) dan Rp539 juta (Plus AWD), dengan penghematan Rp50 juta dan Rp60 juta. Biaya langganan bulanan: Rp905 ribu (Eco) dan Rp1.031.000 (Plus AWD).
Manfaat Skema Langganan Baterai VinFast
Skema berlangganan baterai yang ditawarkan ini diakui memiliki manfaat dalam menurunkan hambatan dalam adopsi kendaraan listrik. Secara umum ada 3 manfaat yang didapatkan, yakni:
Baca Juga: Cara Shell Menangkal Oli Palsu
1. Harga Awal Kendaraan Jauh Lebih Terjangkau
Dengan program langganan baterai, biaya kepemilikan awal kendaraan listrik menjadi lebih terjangkau, mulai dari Rp152 juta saja. Skema ini secara efektif memberikan keleluasaan bagi konsumen untuk memilih sesuai kebutuhan, sekaligus membuka akses terhadap teknologi mobilitas ramah lingkungan bagi berbagai segmen pasar.
Selain itu, pelanggan dapat mengakhiri kontrak langganan kapan saja saat menjual kembali kendaraan, memberikan fleksibilitas tanpa mengorbankan kenyamanan, efisiensi, dan kepastian jangka panjang, semua dengan tetap menikmati performa tinggi dan teknologi canggih.
2. Penghematan Biaya Operasional yang Signifikan
Selain ramah lingkungan dan hemat dari sisi biaya awal, kendaraan listrik VinFast juga menawarkan keuntungan signifikan dalam biaya operasional harian. Berdasarkan harga bensin
yang berlaku sejak awal Agustus 20251, sebuah mobil bensin dengan konsumsi rata-rata 8,1 liter per 100 kilometer (menurut International Energy Agency), jika digunakan sejauh 1.500 kilometer per bulan, akan menghabiskan bahan bakar sekitar 121,5 liter. Dengan harga Rp12.200 per liter, total biaya bahan bakar bulanan mencapai Rp1.482.300.
Baca Juga: Seru-Seruan di Fun Walk HUT NasDem, Garnita Malahayati dapat Doorpirze Wuling Air EV
Sebaliknya VF3, yang didukung oleh kebijakan pengisian daya gratis di stasiun V-GREEN hingga Maret 2028, tidak memerlukan biaya pengisian daya. Satu-satunya biaya bulanan adalah langganan baterai sebesar Rp253.000.
Dengan struktur ini, biaya operasional VF3 sekitar 83 persen lebih rendah dibandingkan mobil berbahan bakar bensin pada umumnya di Indonesia. Konsumen dapat menghemat hingga Rp1.229.300 per bulan hanya dari sisi biaya energi.
3. Tanpa Kepemilikan Baterai, Bebas Khawatir Soal Baterai
Dalam program langganan baterai ini, seluruh risiko terkait baterai ditanggung oleh VinFast, di mana tanggung jawab atas performa atau kesehatan baterai, perawatan, dan penggantiannya sepenuhnya ditangani oleh perusahaan selama masa berlangganan.
Jika kondisi baterai menurun hingga di bawah 70%, misalnya, baterai akan diganti tanpa dibebani biaya apapun. Hal ini memberikan ketenangan bagi pelanggan, tanpa perlu khawatir terhadap penurunan performa atau ketidakpastian nilai jual kembali.
Jakarta: Menghadirkan mobil listrik dengan harga yang terjangkau menjadi salah satu strategi untuk mendapatkan hati konsumen.
VinFast yang menawarkan beragam model mobil listrik memiliki penawaran dengan menghadirkan skema langganan
baterai sehingga menawarkan harga kompetitif di pasaran.
CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemarto, menegaskan komitmen VinFast terhadap pendekatan 'berpusat pada pelanggan', yang bertujuan memaksimalkan manfaat bagi konsumen Indonesia serta menghilangkan kekhawatiran terkait turunnya nilai jual kendaraan saat beralih ke mobil listrik.
“Filosofi ‘customer- centric’ mendorong kami untuk terus menghadirkan kebijakan yang relevan dan memberikan manfaat nyata bagi konsumen di Indonesia sepanjang perjalanan kepemilikan kendaraan mereka. Sebagai pelopor model langganan baterai di pasar ini, kami sangat terdorong oleh respons positif yang telah kami terima," ungkap Kariyanto Hardjosoemarto melalui keterangan resminya.
Dengan program langganan baterai yang di pasar, konsumen kini dapat memiliki mobil listrik VinFast dengan pembayaran awal mulai dari Rp156 juta, ditambah biaya langganan bulanan mulai dari Rp253.000.
Baca Juga:
Tak Ingin Terjebak Perang Harga, VinFast Andalkan 3 Strategi Ini untuk Bersaing di Pasar EV
Berikut harga mobil VinFast dengn skema langganan baterai:
- VF 3 (mini-SUV): Harga khusus OTR Rp156 juta dengan skema berlangganan baterai, hemat hingga Rp74,13 juta dibandingkan harga penuh. Biaya langganan bulanan: Rp253 ribu.
- VF 5 Eco (segmen A): Harga OTR Rp232 juta dengan potensi penghematan hingga Rp91,17 juta. Biaya langganan bulanan: Rp468 ribu.
- VF e34 (segmen C): Bisa dimiliki dengan harga Rp299 juta, hemat hingga Rp112,86 juta - penghematan tertinggi di seluruh lini. Biaya langganan: Rp593 ribu per bulan.
- VF 6 (Eco & Plus): Biaya langganan bulanan untuk kedua tipe hanya Rp650 ribu. Harga OTR Rp335 juta (Eco) dan Rp394 juta (Plus), masing-masing hemat Rp49,995 juta dan Rp45,6 juta.
- VF 7 (Eco & Plus AWD): Harga OTR Rp449 juta (Eco) dan Rp539 juta (Plus AWD), dengan penghematan Rp50 juta dan Rp60 juta. Biaya langganan bulanan: Rp905 ribu (Eco) dan Rp1.031.000 (Plus AWD).

Manfaat Skema Langganan Baterai VinFast
Skema berlangganan baterai yang ditawarkan ini diakui memiliki manfaat dalam menurunkan hambatan dalam adopsi kendaraan listrik. Secara umum ada 3 manfaat yang didapatkan, yakni:
Baca Juga:
Cara Shell Menangkal Oli Palsu
1. Harga Awal Kendaraan Jauh Lebih Terjangkau
Dengan program langganan baterai, biaya kepemilikan awal kendaraan listrik menjadi lebih terjangkau, mulai dari Rp152 juta saja. Skema ini secara efektif memberikan keleluasaan bagi konsumen untuk memilih sesuai kebutuhan, sekaligus membuka akses terhadap teknologi mobilitas ramah lingkungan bagi berbagai segmen pasar.
Selain itu, pelanggan dapat mengakhiri kontrak langganan kapan saja saat menjual kembali kendaraan, memberikan fleksibilitas tanpa mengorbankan kenyamanan, efisiensi, dan kepastian jangka panjang, semua dengan tetap menikmati performa tinggi dan teknologi canggih.
2. Penghematan Biaya Operasional yang Signifikan
Selain ramah lingkungan dan hemat dari sisi biaya awal, kendaraan listrik VinFast juga menawarkan keuntungan signifikan dalam biaya operasional harian. Berdasarkan harga bensin
yang berlaku sejak awal Agustus 20251, sebuah mobil bensin dengan konsumsi rata-rata 8,1 liter per 100 kilometer (menurut International Energy Agency), jika digunakan sejauh 1.500 kilometer per bulan, akan menghabiskan bahan bakar sekitar 121,5 liter. Dengan harga Rp12.200 per liter, total biaya bahan bakar bulanan mencapai Rp1.482.300.
Baca Juga:
Seru-Seruan di Fun Walk HUT NasDem, Garnita Malahayati dapat Doorpirze Wuling Air EV
Sebaliknya VF3, yang didukung oleh kebijakan pengisian daya gratis di stasiun V-GREEN hingga Maret 2028, tidak memerlukan biaya pengisian daya. Satu-satunya biaya bulanan adalah langganan baterai sebesar Rp253.000.
Dengan struktur ini, biaya operasional VF3 sekitar 83 persen lebih rendah dibandingkan mobil berbahan bakar bensin pada umumnya di Indonesia. Konsumen dapat menghemat hingga Rp1.229.300 per bulan hanya dari sisi biaya energi.
3. Tanpa Kepemilikan Baterai, Bebas Khawatir Soal Baterai
Dalam program langganan baterai ini, seluruh risiko terkait baterai ditanggung oleh VinFast, di mana tanggung jawab atas performa atau kesehatan baterai, perawatan, dan penggantiannya sepenuhnya ditangani oleh perusahaan selama masa berlangganan.
Jika kondisi baterai menurun hingga di bawah 70%, misalnya, baterai akan diganti tanpa dibebani biaya apapun. Hal ini memberikan ketenangan bagi pelanggan, tanpa perlu khawatir terhadap penurunan performa atau ketidakpastian nilai jual kembali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)