DKI Jakarta: VinFast resmi memperluas akses kendaraan listrik bagi pengemudi taksi online dan layanan transportasi komersial di Indonesia dan Filipina. Ekspansi ini dilakukan melalui program penyewaan kendaraan listrik yang dilengkapi berbagai insentif untuk memudahkan pengemudi beralih ke kendaraan ramah lingkungan.
Program tersebut memungkinkan mitra pengemudi ride-hailing dan operator transportasi komersial menyewa lini kendaraan Green VinFast melalui jaringan dealer resmi di kedua negara. Selain skema sewa, pelanggan juga tetap dapat memilih model pembelian konvensional.
Peluncuran program ini dilakukan di tengah fluktuasi harga bahan bakar global. Melalui skema tersebut, pengemudi transportasi daring dapat mengakses kendaraan listrik dengan biaya awal yang relatif rendah, sehingga dapat mulai beroperasi tanpa harus menanggung biaya kepemilikan kendaraan secara penuh.
Dalam skema penyewaan ini, pengemudi hanya perlu menyiapkan uang muka (deposit) dengan kontrak jangka panjang serta tarif harian tetap. Biaya sewa dimulai dari sekitar Rp312.500 per hari di Indonesia dan PHP 1.000 per hari di Filipina.
Baca Juga: Menggabungkan Radiator Coolant IAT dan OAT Tidak Disarankan, Ini Alasannya
Bagi pengemudi yang ingin memiliki kendaraan secara langsung, produsen kendaraan listrik asal Vietnam itu juga menawarkan solusi pembiayaan khusus untuk penggunaan komersial. Skema ini dirancang untuk menekan pembayaran awal dan menyesuaikan jadwal cicilan dengan pendapatan pengemudi, sehingga arus kas tetap terjaga dan periode pengembalian investasi menjadi lebih cepat.
Melalui dua pilihan tersebut, perusahaan memberikan fleksibilitas bagi pengemudi maupun operator transportasi dalam menentukan model akses kendaraan yang paling sesuai dengan kondisi finansial dan kebutuhan operasional mereka.
Program penyewaan ini berfokus pada lini kendaraan Green VinFast yang dirancang untuk penggunaan dengan frekuensi tinggi pada layanan transportasi. Model yang ditawarkan antara lain VinFast Herio Green dan VinFast Limo Green.
Kedua model tersebut dikembangkan untuk berbagai skenario penggunaan, mulai dari mobilitas individu hingga layanan transportasi penumpang dengan kapasitas lebih besar. Kendaraan ini mengutamakan daya tahan, efisiensi energi, serta optimalisasi total biaya kepemilikan (Total Cost of Ownership/TCO) untuk operasional sehari-hari.
Pada tahap awal, program penyewaan kendaraan listrik ini akan difokuskan di wilayah metropolitan utama, yaitu Jabodetabek di Indonesia dan Metro Manila di Filipina. Ekspansi akan dilakukan secara bertahap ke wilayah lain di kedua negara.
Selain itu, pelanggan komersial juga akan mendapatkan dukungan dari ekosistem kendaraan listrik VinFast yang lebih luas di Asia Tenggara. Dukungan tersebut mencakup fasilitas pengisian daya gratis di stasiun V-Green hingga Maret 2029.
Deputy CEO of Global Automotive Sales VinFast, Duong Thi Thu Trang, mengatakan program ini merupakan bagian dari upaya perusahaan mempercepat transisi menuju transportasi yang lebih ramah lingkungan di kawasan Asia Tenggara.
“Memperluas akses kendaraan listrik di Indonesia dan Filipina merupakan langkah logis VinFast selanjutnya dalam mendorong transisi hijau di sektor transportasi komersial, yang memainkan peran krusial dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Inisiatif ini tidak hanya memberikan sumber pendapatan yang stabil bagi pengemudi, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup serta penurunan emisi. Hal ini memperkuat komitmen VinFast untuk terus mendukung komunitas pengemudi saat mereka beralih menuju mata pencaharian yang lebih berkelanjutan,” ujar Duong Thi Thu Trang melalui keterangan resminya.
DKI Jakarta: VinFast resmi memperluas akses kendaraan listrik bagi pengemudi
taksi online dan layanan transportasi komersial di Indonesia dan Filipina. Ekspansi ini dilakukan melalui program penyewaan
kendaraan listrik yang dilengkapi berbagai insentif untuk memudahkan pengemudi beralih ke kendaraan ramah lingkungan.
Program tersebut memungkinkan mitra pengemudi ride-hailing dan operator transportasi komersial menyewa lini kendaraan Green VinFast melalui jaringan dealer resmi di kedua negara. Selain skema sewa, pelanggan juga tetap dapat memilih model pembelian konvensional.
Peluncuran program ini dilakukan di tengah fluktuasi harga bahan bakar global. Melalui skema tersebut, pengemudi transportasi daring dapat mengakses kendaraan listrik dengan biaya awal yang relatif rendah, sehingga dapat mulai beroperasi tanpa harus menanggung biaya kepemilikan kendaraan secara penuh.
Dalam skema penyewaan ini, pengemudi hanya perlu menyiapkan uang muka (deposit) dengan kontrak jangka panjang serta tarif harian tetap. Biaya sewa dimulai dari sekitar Rp312.500 per hari di Indonesia dan PHP 1.000 per hari di Filipina.
Baca Juga:
Menggabungkan Radiator Coolant IAT dan OAT Tidak Disarankan, Ini Alasannya
Bagi pengemudi yang ingin memiliki kendaraan secara langsung, produsen kendaraan listrik asal Vietnam itu juga menawarkan solusi pembiayaan khusus untuk penggunaan komersial. Skema ini dirancang untuk menekan pembayaran awal dan menyesuaikan jadwal cicilan dengan pendapatan pengemudi, sehingga arus kas tetap terjaga dan periode pengembalian investasi menjadi lebih cepat.
Melalui dua pilihan tersebut, perusahaan memberikan fleksibilitas bagi pengemudi maupun operator transportasi dalam menentukan model akses kendaraan yang paling sesuai dengan kondisi finansial dan kebutuhan operasional mereka.
Program penyewaan ini berfokus pada lini kendaraan Green VinFast yang dirancang untuk penggunaan dengan frekuensi tinggi pada layanan transportasi. Model yang ditawarkan antara lain VinFast Herio Green dan VinFast Limo Green.
Kedua model tersebut dikembangkan untuk berbagai skenario penggunaan, mulai dari mobilitas individu hingga layanan transportasi penumpang dengan kapasitas lebih besar. Kendaraan ini mengutamakan daya tahan, efisiensi energi, serta optimalisasi total biaya kepemilikan (Total Cost of Ownership/TCO) untuk operasional sehari-hari.
Pada tahap awal, program penyewaan kendaraan listrik ini akan difokuskan di wilayah metropolitan utama, yaitu Jabodetabek di Indonesia dan Metro Manila di Filipina. Ekspansi akan dilakukan secara bertahap ke wilayah lain di kedua negara.
Selain itu, pelanggan komersial juga akan mendapatkan dukungan dari ekosistem kendaraan listrik VinFast yang lebih luas di Asia Tenggara. Dukungan tersebut mencakup fasilitas pengisian daya gratis di stasiun V-Green hingga Maret 2029.
Deputy CEO of Global Automotive Sales VinFast, Duong Thi Thu Trang, mengatakan program ini merupakan bagian dari upaya perusahaan mempercepat transisi menuju transportasi yang lebih ramah lingkungan di kawasan Asia Tenggara.
“Memperluas akses kendaraan listrik di Indonesia dan Filipina merupakan langkah logis VinFast selanjutnya dalam mendorong transisi hijau di sektor transportasi komersial, yang memainkan peran krusial dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Inisiatif ini tidak hanya memberikan sumber pendapatan yang stabil bagi pengemudi, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup serta penurunan emisi. Hal ini memperkuat komitmen VinFast untuk terus mendukung komunitas pengemudi saat mereka beralih menuju mata pencaharian yang lebih berkelanjutan,” ujar Duong Thi Thu Trang melalui keterangan resminya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)