Spanyol borong penghargaan individu Piala Dunia 2026. (Foto: Carl Recine / Getty Images via AFP)
Spanyol borong penghargaan individu Piala Dunia 2026. (Foto: Carl Recine / Getty Images via AFP)

Piala Dunia 2026

Spanyol Borong Penghargaan Individu Piala Dunia 2026, Rodri Raih Golden Ball

Alfa Mandalika • 20 Juli 2026 06:10
Ringkasnya gini..
  • Spanyol mendominasi penghargaan individu Piala Dunia 2026 dengan Rodri, Unai Simón, dan Pau Cubarsí menjadi pemenang.
  • Rodri meraih Golden Ball, sementara Unai Simón memenangkan Golden Glove dan Pau Cubarsí dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik.
  • Dominasi individu tersebut melengkapi keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina di final.
New Jersey: Spanyol mendominasi penghargaan individu Piala Dunia 2026 setelah menjuarai turnamen dengan mengalahkan Argentina 1-0 di final. Tiga pemain La Roja berhasil membawa pulang penghargaan utama usai partai pamungkas.
 
Kapten timnas Spanyol, Rodri, dinobatkan sebagai peraih Golden Ball atau Pemain Terbaik Piala Dunia 2026. Sementara itu, Unai Simón meraih Golden Glove sebagai kiper terbaik, sedangkan bek muda Pau Cubarsí menyabet penghargaan Pemain Muda Terbaik.
 

Rodri Kunci Sukses La Roja


Piala Dunia 2026 menjadi ajang pembuktian bagi Rodri setelah sempat dibekap cedera saat membela Manchester City. Gelandang berusia 30 tahun itu selalu dipercaya tampil sebagai starter dalam seluruh pertandingan Spanyol sepanjang turnamen.
 
Meski tidak mencatatkan gol maupun assist, Rodri memainkan peran sentral dalam menjaga keseimbangan lini tengah La Roja. Kemampuannya mengatur tempo permainan menjadi salah satu faktor utama yang membawa Spanyol mendominasi penguasaan bola serta menutup turnamen tanpa sekalipun menelan kekalahan.
 

Simon dan Cubarsi Bersinar


Keberhasilan Unai Simon meraih Golden Glove sekaligus menyamai pencapaian kiper legendaris Spanyol, Iker Casillas, pada Piala Dunia 2010.
 
Unai Simon membukukan enam clean sheet dalam satu edisi turnamen, dengan gawang La Roja hanya sekali kebobolan, yakni oleh pemain Belgia Charles De Ketelaere pada babak perempat final.
 
Pau Cubarsi juga mencatatkan pencapaian istimewa pada turnamen internasional senior pertamanya. Bek Barcelona berusia 19 tahun itu tampil konsisten sepanjang kompetisi dan membentuk duet kokoh bersama Aymeric Laporte, menjadi salah satu faktor utama di balik keberhasilan Spanyol mengakhiri turnamen sebagai juara dunia.

(Ahmad Raul)
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan