Leandro Paredes menjatuhkan Gavi ke lapangan, yang kemudian memicu adu mulut dan saling dorong antar para pemain. (Foto: Photo by CHARLY TRIBALLEAU / AFP)
Leandro Paredes menjatuhkan Gavi ke lapangan, yang kemudian memicu adu mulut dan saling dorong antar para pemain. (Foto: Photo by CHARLY TRIBALLEAU / AFP)

Piala Dunia 2026

Pemain Spanyol dan Argentina Terlibat Keributan Seusai Final Piala Dunia 2026

Alfa Mandalika • 20 Juli 2026 05:40
Ringkasnya gini..
  • Keributan antarpemain terjadi seusai final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di MetLife Stadium.
  • Insiden dipicu benturan antara Leandro Paredes dan Gavi yang memicu adu mulut serta saling dorong antarpemain.
  • Terlepas dari insiden tersebut, Spanyol tetap keluar sebagai juara Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina 1-0 melalui perpanjangan waktu.
New Jersey: Keributan antarpemain terjadi seusai final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di MetLife Stadium, pada Senin (20/7) dini hari WIB. Sejumlah pemain dari kedua tim terlibat adu mulut dan kontak fisik setelah wasit meniup peluit panjang.
 
Insiden bermula ketika gelandang Argentina, Leandro Paredes, terlibat benturan dengan Gavi yang membuat gelandang muda Spanyol tersebut terjatuh ke rumput. Ketegangan kemudian meningkat hingga memicu konfrontasi antarpemain di lapangan.
 
Dalam kericuhan tersebut, beberapa pemain lainnya juga terlibat, termasuk Thiago Almada, Eric García, Borja Iglesias, dan Cristian Romero yang saling mendorong serta beradu argumen.
 
Petugas keamanan dan ofisial kedua tim akhirnya masuk ke lapangan untuk memisahkan para pemain dan meredakan situasi hingga kondisi kembali terkendali.
 

Spanyol Kembali Berjaya


Terlepas dari insiden kericuhan seusai pertandingan, Spanyol tetap memastikan diri sebagai juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 melalui babak perpanjangan waktu di MetLife Stadium.

Keberhasilan tersebut mengantarkan La Roja meraih gelar Piala Dunia kedua sepanjang sejarah setelah sebelumnya menjadi juara pada edisi 2010 di Afrika Selatan. Trofi ini juga menegaskan kebangkitan Spanyol sebagai kekuatan utama sepak bola dunia.
 
Prestasi itu sekaligus melengkapi dominasi tim asuhan Luis de la Fuente di level internasional. Setelah menjuarai Piala Eropa atau Euro, Spanyol kini sukses menyandingkannya dengan gelar Piala Dunia, mengulang era keemasan mereka pada periode 2008 hingga 2012.
 
(Ahmad Raul)
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan