Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung pada sore hari. Tavares menilai cuaca panas di Bandar Lampung dapat memengaruhi kondisi fisik pemain sehingga Persebaya melakukan penyesuaian dalam program latihan.
"Pertandingan nanti kemungkinan dilakukan sore hari, mungkin akan panas. Jadi, kami mencoba berlatih lebih awal. Target kami adalah melakukan adaptasi yang baik terhadap cuaca," ujar Tavares, dikutip dari laman I.League.
Kondisi Lapangan Jadi Perhatian
Selain cuaca, Tavares juga memberikan perhatian terhadap kondisi rumput Stadion PKOR Sumpah Pemuda. Ia mengaku belum mengetahui secara pasti kondisi terkini lapangan tersebut.
Namun, pengalaman musim lalu menjadi pertimbangan dalam persiapan Persebaya. Tavares mengingat bola kerap memantul tidak beraturan ketika dimainkan di lapangan tersebut.
"Saya belum tahu bagaimana kondisi lapangan di sana sekarang. Saya rasa mereka sudah memperbaiki rumputnya, karena musim lalu saya ingat bola sering memantul tidak beraturan," kata Tavares.
Menurut Tavares, kondisi lapangan dapat memengaruhi karakter pertandingan. Jika permukaan lapangan membuat bola lebih sering memantul, perebutan second ball atau bola kedua setelah duel maupun bola liar akan menjadi salah satu aspek penting.
Tavares menilai tim yang mampu memenangkan perebutan bola kedua dan unggul dalam duel fisik akan memiliki keuntungan jika kondisi lapangan tidak ideal.
"Jika lapangan masih seperti itu, tim yang memenangkan second ball dan lebih kuat secara fisik akan memiliki keuntungan. Persiapan kami juga mencakup hal itu," ujarnya.
Karena itu, Tavares tidak ingin anak asuhnya hanya mengandalkan kondisi pertandingan yang ideal. Para pemain diminta siap menghadapi berbagai situasi yang mungkin muncul sepanjang laga.
"Saya tidak tahu kondisi pastinya sekarang, saya hanya bicara berdasarkan musim lalu. Intinya, kita harus siap dengan segala kemungkinan, baik lapangannya bagus atau tidak," tegasnya.
(Muhammad Zaidan Rizky)