Tiga pertandingan pembuka Piala Dunia 2030 akan digelar di Uruguay, Argentina, dan Paraguay. (Dok. FIFA)
Tiga pertandingan pembuka Piala Dunia 2030 akan digelar di Uruguay, Argentina, dan Paraguay. (Dok. FIFA)

Piala Dunia 2030

Presiden CONMEBOL Umumkan Piala Dunia 2030 Akan Diikuti 64 Tim

Kautsar Halim • 21 Juli 2026 01:43
Ringkasnya gini..
  • Presiden CONMEBOL mengumumkan Piala Dunia 2030 akan diikuti 64 tim sebagai bagian dari perayaan 100 tahun turnamen.
  • FIFA masih mengkaji usulan format 64 peserta, yang sebelumnya diajukan CONMEBOL dan didukung Gianni Infantino untuk dibahas setelah Piala Dunia 2026.
  • Hingga kini belum ada keputusan resmi FIFA, sehingga penambahan peserta untuk Piala Dunia 2030 masih sebatas usulan.
Jakarta: Presiden Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL), Alejandro Dominguez, mengumumkan bahwa Piala Dunia 2030 akan diikuti 64 tim. Jumlah tersebut bertambah dari format 48 peserta yang pertama kali digunakan pada Piala Dunia 2026.
 
Pernyataan tersebut disampaikan Dominguez melalui akun resmi X miliknya. Piala Dunia 2030 akan menjadi edisi terbesar dalam sejarah, sekaligus menandai perayaan 100 tahun penyelenggaraan turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
 
"Pada 2030, Piala Dunia akan hadir di Uruguay, Argentina, dan Paraguay. Ini merupakan kesempatan besar bagi sepak bola untuk merayakan 100 tahun Piala Dunia dengan turnamen yang diikuti 64 tim," tulis Domínguez di akun X pribadinya.
 
Sesuai rencana penyelenggaraan, tiga pertandingan pembuka akan digelar di Uruguay, Argentina, dan Paraguay sebagai penghormatan terhadap edisi perdana Piala Dunia yang berlangsung di Uruguay pada 1930. Setelah itu, turnamen akan dilanjutkan di tiga tuan rumah utama, yakni Spanyol, Portugal, dan Maroko.
 

Usulan 64 Tim Masih Dikaji FIFA


Seperti yang telah dilaporkan pada 12 Juli lalu, Gianni Infantino mengungkapkan bahwa FIFA sedang mengkaji proposal untuk menambah jumlah peserta Piala Dunia menjadi 64 tim, menyusul keberhasilan penerapan format 48 peserta pada edisi 2026.

Wacana tersebut pertama kali diajukan CONMEBOL pada September 2025. Menurut Infantino, perluasan jumlah peserta dinilai penting untuk membuka peluang lebih besar bagi negara-negara berkembang agar dapat tampil di panggung sepak bola dunia.
 
"Turnamen dengan 64 tim akan menjadi salah satu isu utama yang dibahas oleh komite-komite terkait setelah Piala Dunia 2026 berakhir," kata Infantino.
 
"Jika negara-negara yang lebih kecil tidak pernah mendapat kesempatan tampil di panggung terbesar, mereka akan kehilangan motivasi untuk berinvestasi dan mengembangkan sepak bola," lanjutnya.
 
Meski pernyataan Alejandro Domínguez memicu berbagai reaksi di kalangan pencinta sepak bola, hingga berita ini diturunkan, FIFA belum mengeluarkan keputusan resmi mengenai perubahan format tersebut.
 
(Ahmad Raul)
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan