Penampilan tersebut membuat Lautaro dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan. Dua golnya tidak hanya memastikan Inter meraih tiga poin penting, tetapi juga mengantarkannya mencatatkan sejarah baru dalam daftar pencetak gol klub di Serie A.
Lautaro kini telah mengoleksi 134 gol di Serie A bersama Inter, sekaligus menempati posisi ketiga dalam daftar top skor sepanjang masa klub di kompetisi tersebut. Ia hanya berada di belakang Benito Lorenzi yang mengoleksi 138 gol dan legenda klub Giuseppe Meazza dengan 197 gol.
Selebrasi Lautaro dan Thuram di Pagar Penonton
Selain dua golnya, selebrasi Lautaro setelah mencetak gol juga menjadi salah satu momen menarik dalam pertandingan tersebut.Seperti yang sudah beberapa kali dilakukan sebelumnya, penyerang asal Argentina itu kembali memanjat pagar pembatas untuk merayakan gol bersama para pendukung Inter.
Namun, kali ini Lautaro tidak sendirian. Marcus Thuram ikut bergabung dalam selebrasi tersebut dan membuat suasana San Siro semakin meriah.
Lautaro mengaku Thuram sebenarnya sering menganggap dirinya gila karena memilih merayakan gol dengan cara tersebut.
"Marcus bergabung dengan saya hari ini. Dia selalu bilang saya gila karena naik ke sana karena dia tidak pernah mau melakukannya. Tapi kali ini dia ikut bersama saya," ujar Lautaro.
Kebersamaan kedua pemain tersebut menjadi simbol kekompakan lini depan Inter yang terus berupaya menemukan kembali kondisi terbaik setelah menjalani agenda panjang bersama tim nasional.
Lautaro: Kami Mulai Kembali ke Kondisi Terbaik
Lautaro juga menilai dirinya dan Thuram secara perlahan mulai kembali ke kondisi fisik terbaik. Menurutnya, kesempatan bermain dengan menit yang lebih banyak sangat penting setelah kembali dari Piala Dunia."Kami perlahan kembali ke kondisi penuh dengan bermain lebih banyak menit. Setelah kembali dari Piala Dunia, mendapatkan waktu bermain seperti ini sangat membantu," katanya.
Lautaro juga menyoroti mentalitas Inter ketika tertinggal lebih dulu dari Napoli. Nerazzurri mampu membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan.
Menurutnya, kemampuan untuk bangkit dari situasi sulit menjadi sesuatu yang mungkin hilang dari Inter pada musim sebelumnya.
"Kami tertinggal dan berhasil membalikkan keadaan. Mungkin itu adalah sesuatu yang kurang kami miliki musim lalu," ujarnya.
Kapten Inter tersebut menegaskan timnya akan terus berusaha meningkatkan level permainan. Ia juga meminta rekan-rekannya menjalankan instruksi pelatih dan memberikan kemampuan terbaik di setiap pertandingan.
"Kami selalu berusaha meningkatkan level dan menunjukkannya di lapangan. Kami hanya harus memberikan segalanya yang kami punya dan melakukan apa yang diminta pelatih," tegasnya.
Lautaro Kirim Pesan untuk Messi
Dalam kesempatan tersebut, Lautaro juga ditanya mengenai keputusan Lionel Messi untuk pensiun dari sepak bola internasional.Lautaro mengungkapkan dirinya telah mengirimkan pesan kepada Messi. Hubungan keduanya memang cukup erat setelah lama menjadi bagian dari Timnas Argentina.
"Saya mengirimkan pesan kepadanya. Semua yang saya alami bersamanya akan tetap bersama saya sepanjang hidup. Dia sangat berarti bagi saya," tutur Lautaro.
Bagi Lautaro, kemenangan atas Napoli bukan sekadar tambahan tiga poin. Performa tersebut juga menjadi bukti bahwa Inter mulai menemukan kembali karakter dan mentalitas yang dibutuhkan untuk bersaing di level tertinggi.
Dengan kontribusi besar sang kapten, Inter pun melanjutkan langkah positifnya dan berharap momentum comeback atas Napoli menjadi fondasi penting untuk perjalanan mereka pada musim ini.