Posisi Ocon pada GP Sao Paulo akhir pekan ini akan digantikan pembalap muda asal Brasil, Rafael Camara yang juga sudah teken kontrak dengan Haas untuk musim 2027.
Awal perselisihan di GP Meksiko
Keputusan Haas tersebut disebut berkaitan dengan ketegangan yang terjadi selama GP Meksiko. Ocon sebelumnya tidak tampil setelah sesi latihan Jumat (6/11), menyusul laporan perselisihan dengan Team Principal Haas, Ayao Komatsu.
Persoalan bermula saat sesi latihan kedua (FP2), ketika Ocon terlibat perdebatan dengan teknisi balapnya, Laura Mueller, mengenai pemilihan ban. Situasi kemudian memanas hingga Sabtu (7/11), yang membuat Haas menurunkan pembalap cadangan asal Jepang, Ryo Hirakawa, sebagai pengganti sementara.
Media Prancis, L'Equipe, sempat melaporkan pertemuan antara Komatsu dan Ocon juga sempat diwarnai kontak fisik. Namun, Ocon membantah tuduhan tersebut. "Saya secara kategoris menolak laporan atau tuduhan yang menunjukkan adanya bentuk kekerasan fisik yang digunakan untuk menyelesaikan perbedaan pendapat apa pun," ujar Ocon.
Meski demikian, ia mengakui terdapat perbedaan pandangan yang memicu diskusi panas dengan sejumlah pihak di dalam tim.
Team Principal Haas, Ayao Komatsu, mengatakan keputusan memecat Ocon telah melalui pembahasan internal.
"Keputusan seperti ini tidak pernah dibuat dengan ringan, seperti halnya yang terjadi di Mexico City. Namun, kami merasa ini adalah langkah yang tepat bagi tim untuk terus maju," ungkap Komatsu dalam pernyataan resminya.
Masa depan Ocon di F1 masih tanda tanya
Berakhirnya kerja sama dengan Haas membuat masa depan Ocon di Formula 1 belum memiliki kepastian. Sejak debut pada 2016, pembalap berusia 29 tahun tersebut telah mencatatkan 198 start Grand Prix dan satu kemenangan.
Untuk musim 2027, dua tim yang disebut masih memiliki kursi kosong, Racing Bulls dan Cadillac, dikabarkan belum menunjukkan ketertarikan merekrut Ocon.