Kimi Antonelli. (Foto: AFP/Carl De Souza)
Kimi Antonelli. (Foto: AFP/Carl De Souza)

Profil Kimi Antonelli, Juara Dunia F1 Termuda Sepanjang Sejarah

Adri Prima • 02 November 2026 23:11
Ringkasnya gini..
  • Andrea Kimi Antonelli menjadi juara dunia F1 termuda sepanjang sejarah pada usia 20 tahun 68 hari bersama Mercedes.
  • Antonelli mematahkan rekor Sebastian Vettel dan menjadi pembalap Italia pertama yang juara F1 sejak 1953.
  • Sebelum ke F1, Antonelli menjuarai sejumlah ajang junior, termasuk Italian F4 dan Formula Regional pada 2022–2023.
Jakarta: Pembalap Mercedes, Andrea Kimi Antonelli, mencatatkan namanya dalam sejarah Formula 1 (F1) setelah berhasil mengunci gelar juara dunia usai meraih podium di Grand Prix Meksiko 2026. 

Kimi menjadi juara dunia F1 di usia 20 tahun 68 hari, yang membuatkanya mencatatkan rekor sebagai juara dunia F1 termuda sepanjang masa.

Antonelli berhasil mematahkan rekor Sebastian Vettel yang sebelumnya menjadi juara dunia termuda pada usia 23 tahun. Ia juga mengakhiri penantian panjang Italia untuk kembali memiliki juara dunia F1 setelah Alberto Ascari meraih gelar pada 1953.

Lahir di Bologna, Emilia-Romagna, Italia, pada 25 Agustus 2006, Antonelli tumbuh dalam keluarga yang memiliki kedekatan dengan dunia balap. Ayahnya, Marco Antonelli, merupakan mantan pembalap mobil sport sekaligus pemilik tim balap AKM Motorsport.

Nama Kimi yang disematkan sebagai nama tengahnya berasal dari saran pembalap Enrico Bertaggia kepada sang ayah, yang saat itu menginginkan nama asing sebagai pendamping nama Andrea. Sejak kecil, Antonelli mengidolakan juara dunia F1 tiga kali, Ayrton Senna. Kekagumannya terhadap pembalap asal Brasil tersebut membuatnya memilih nomor 12 sebagai nomor balap pribadi di F1.
 

Perjalanan karier


Bakat Antonelli di dunia balap mulai terlihat sejak mengikuti berbagai kejuaraan karting internasional. Perkembangan kariernya kemudian menarik perhatian Mercedes hingga ia bergabung dengan program Mercedes Junior Team pada 2019.

Kariernya di kategori balap mobil formula berkembang pesat. Pada 2022, Antonelli berhasil menjuarai kejuaraan Italian F4 dan ADAC F4. Setahun kemudian, ia kembali meraih gelar juara di Formula Regional European Championship dan Formula Regional Middle East Championship.

Pada 2024, Antonelli langsung naik ke FIA Formula 2 bersama Prema Racing dengan melewati jenjang Formula 3. Langkah tersebut menjadi bagian dari persiapannya menuju persaingan di kelas utama.

Kesempatan besar datang pada musim 2025 ketika Mercedes menunjuknya sebagai pembalap utama di usia 18 tahun. Ia dipercaya mengisi kursi yang ditinggalkan Lewis Hamilton, juara dunia F1 tujuh kali.

Di musim debutnya, Antonelli berhasil mencatatkan tiga podium dan memecahkan rekor perolehan poin terbanyak bagi seorang pembalap debutan.

Performa tersebut menjadi modal penting bagi Antonelli untuk menghadapi musim 2026. Bersama Mercedes, ia kemudian berhasil mengamankan gelar juara dunia pertamanya di GP Meksiko.

Pencapaian itu sekaligus menempatkan Antonelli sebagai salah satu pembalap yang mencatatkan sejarah baru dalam perjalanan Formula 1.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(PRI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan