Rentetan hasil buruk itu menjadi yang terpanjang bagi Manchester United sejak musim 1988-1989. Situasi tersebut membuat posisi Carrick sebagai pelatih semakin disorot menjelang jeda internasional mendatang.
Manchester United Terpuruk, Carrick Tetap Antusias
Manchester United memasuki pertandingan melawan Roma dengan rentetan catatan negatif. Mereka belum meraih kemenangan dalam sembilan laga terakhir di seluruh kompetisi.
Catatan tersebut menjadi periode tanpa kemenangan terburuk klub sejak 1988-1989. Bahkan, United belum pernah melewati 10 pertandingan beruntun tanpa kemenangan dalam satu musim sejak 1977-1978.
Tekanan terhadap Carrick pun semakin meningkat. Hasil buruk yang terus berlanjut memunculkan spekulasi bahwa manajemen klub bisa mengambil keputusan terkait masa depannya saat jeda internasional mendatang.
Meski demikian, Carrick menegaskan dirinya tetap menantikan pertandingan melawan Roma. Ia mengaku optimistis menghadapi laga tersebut meskipun menyadari situasi tim sedang sulit.
"Mungkin kalian mengira saya gila dengan hasil yang telah kami raih dan apa yang sedang terjadi, tetapi sungguh, saya sangat menantikan pertandingan ini," kata Carrick.
"Saya sangat menantikannya," lanjutnya.
Posisi Manchester United Terancam di Liga Champions
Kondisi Manchester United semakin sulit setelah mereka menelan kekalahan dari Atletico Madrid dan Como. Hasil tersebut membuat Setan Merah turun ke peringkat ke-21 klasemen Liga Champions setelah menjalani tiga pertandingan.
Posisi itu membuat peluang United untuk melaju ke fase berikutnya berada dalam tekanan. Pasalnya, hanya 24 tim teratas yang berhak melanjutkan perjalanan di kompetisi tersebut.
Di Liga Primer Inggris, situasi mereka juga belum membaik. Manchester United masih tertahan di peringkat ke-17 klasemen.
Carrick menyadari tidak ada yang bisa memastikan apa yang akan terjadi pada masa depannya. Namun, ia menegaskan situasi tersebut tidak mengubah tekadnya untuk membawa Manchester United tampil maksimal saat menjamu Roma.
"Dengar, aku tidak bisa melihat masa depan, kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Tapi itu tidak mengubah perasaanku. Apa pun yang terjadi, akan terjadi ke arah mana pun, tapi kami ingin menjadikan malam besok sebagai malam yang istimewa," ujar Carrick
(Muhammad Zaidan Rizky)