"Puji Tuhan kami bisa menyelesaikan pertandingan ini. Walaupun hasilnya runner-up tapi kami dijauhkan dari cedera. Tadi permainan kami kurang tenang dan fokusnya hilang-hilang," kata Patra.
Yere/Patra Kehilangan Fokus
Patra menilai salah satu momen penting terjadi pada gim ketiga. Yere/Patra sempat memaksakan setting, tetapi akhirnya harus kehilangan kesempatan untuk mengamankan pertandingan."Sempat memaksakan setting di game ketiga dan harusnya kami bisa ambil tapi kita kecolongan dari servis lawan. Sangat disayangkan," jelas Patra.
Pertandingan berlangsung sangat ketat karena kedua pasangan sama-sama bermain agresif dan berusaha mengambil inisiatif serangan.
Menurut Yere, keempat pemain tampil dengan pola permainan yang sangat menekan sehingga pertandingan berjalan dalam tempo tinggi.
"Kami berempat mainnya memang memaksa banget, semuanya mau menekan dan jarang mengangkat bola. Kalau ada yang terpaksa angkat bola pasti dia akan kehilangan poin. Itu yang membuat tadi poin dan momennya sangat intens, sangat ketat," beber Yere.
Apresiasi Dukungan Penonton
Meski gagal menjadi juara, Yere mengaku tetap bangga dengan dukungan luar biasa dari penonton yang hadir langsung di arena Pontianak Indonesia Masters.Menurutnya, atmosfer pertandingan terasa semakin spesial karena Yere/Patra menghadapi pasangan dari negara lain. Dukungan penonton disebut menjadi tambahan motivasi bagi mereka untuk tampil maksimal.
"Kami merasa bangga dan senang banget mendapat dukungan penonton di sini, hari ini semua bangku terisi, sangat antusias. Kalau minggu kemarin kami tampil di final lawan rekan senegara tapi hari ini melawan negara lain jadi semua arena terasa mendukung kami. Itu membuat kami semangat," papar Yere.
Yere/Patra Fokus Evaluasi Stamina
Runner-up di Pontianak Indonesia Masters menjadi hasil final kedua secara beruntun bagi Yere/Patra. Sebelumnya, mereka juga tampil di partai puncak pada turnamen pekan lalu.Yere menyebut kondisi fisik dan stamina menjadi aspek yang harus segera dievaluasi. Bermain hingga final dalam dua pekan berturut-turut membuat kondisi mereka mengalami penurunan.
"Dari hasil dua runner up di dua minggu ini kami mau evaluasi lagi terutama dari staminanya. Dua minggu selalu masuk final pasti dari sisi kondisi menurun, ini yang harus kami tingkatkan," pungkas Yere.
Meski kembali harus puas sebagai runner-up, penampilan Yere/Patra di dua turnamen beruntun menunjukkan konsistensi mereka untuk bersaing di level kompetitif. Evaluasi terhadap stamina dan fokus menjadi pekerjaan penting bagi pasangan tersebut untuk menghadapi turnamen berikutnya.