Anthony Sinisuka Ginting (dok. PBSI)
Anthony Sinisuka Ginting (dok. PBSI)

Korea Open

Korea Open 2026: Ginting Singkirkan Angus untuk Amankan Tiket 8 Besar

Gregorius Gelino • 05 November 2026 17:32
Ringkasnya gini..
  • Anthony Sinisuka Ginting lolos ke perempat final Korea Open 2026 setelah mengalahkan wakil Hong Kong, Ng Ka Long Angus, dua game langsung dengan skor 21-15 dan 21-16.
  • Ia ingin memperbaiki pola pikir, daya juang, dan konsistensi permainan tanpa terlalu terbebani target hasil maupun status sebagai satu-satunya tunggal putra Indonesia yang tersisa.
  • Sempat teringat pengalaman pahit di Malaysia Super 100 saat kehilangan keunggulan, ia memilih tidak panik dan tetap berpegang pada strategi awal hingga pertandingan berakhir.
Yeosu: Anthony Sinisuka Ginting menembus babak perempat final Korea Open 2026 usai mendepak wakil Hong Kong, Ng Ka Long Angus. Ginting menang dua game langsung atas Angus dengan skor 21-15 dan 21-16.

Kemenangan ini menjadi kabar positif bagi Ginting yang tengah berupaya menemukan kembali konsistensi permainannya. Keberhasilan menembus delapan besar turnamen BWF Super 500 pun disambut dengan rasa syukur oleh pebulu tangkis kelahiran Cimahi tersebut.

Usai pertandingan, Ginting mengaku senang dengan hasil yang diraihnya. Ia juga menilai strategi yang telah dipersiapkan sebelum pertandingan dapat diterapkan dengan baik sepanjang laga.

"Bersyukur dan senang bisa kembali ke delapan besar Super 500. Dan ya puji Tuhan tadi dari segi strategi yang dipersiapkan bisa berjalan dengan baik," ujar Ginting.

Utamakan Evaluasi, Bukan Sekadar Hasil

Bagi Ginting, kemenangan atas Ng Ka Long Angus bukan hanya tentang keberhasilan melangkah ke babak berikutnya. Lebih dari itu, pertandingan tersebut menjadi bagian dari proses evaluasi setelah melewati sejumlah turnamen sebelumnya.

Ginting mengungkapkan bahwa dirinya tidak ingin terlalu terbebani dengan target hasil. Fokus utamanya saat ini adalah memperbaiki aspek permainan, terutama pola pikir, daya juang, dan konsistensi ketika berada di lapangan.

Ia berusaha menerapkan hal-hal tersebut sejak awal hingga akhir pertandingan agar bisa tampil lebih baik dalam setiap kesempatan. Pendekatan tersebut menjadi salah satu hal penting bagi Ginting dalam menjaga performanya di tengah persaingan ketat sektor tunggal putra Korea Open 2026.

"Memang sebenarnya tidak terlalu memikirkan hasil tapi lebih ke evaluasi beberapa turnamen belakangan. Fokusnya adalah terus jaga pola pikirnya bagaimana di lapangan, daya juang dan semuanya juga tadi coba buat diterapkan dari awal sampai akhir," jelasnya.

Tak Ingin Terbebani Status Wakil Tunggal Putra Indonesia

Keberhasilan Ginting melangkah ke perempat final juga membuatnya menjadi satu-satunya wakil tunggal putra Indonesia yang masih bertahan di turnamen tersebut. Meski demikian, situasi itu tidak ingin dijadikannya sebagai beban tambahan. Ginting memilih untuk tidak terlalu memikirkan kondisi persaingan maupun ekspektasi yang menyertainya.

Menurutnya, hal terpenting saat ini adalah menjaga fokus terhadap diri sendiri dan menjalankan strategi permainan yang sudah dipersiapkan. Sikap tersebut menunjukkan bahwa Ginting ingin menjalani setiap pertandingan secara bertahap tanpa terbebani oleh hal-hal di luar lapangan.

"Nggak ada kepikiran tinggal saya tunggal putra Indonesia di sini, nggak mau juga terlalu banyak yang dipikirkan jadi fokus ke diri sendiri dulu," paparnya.

Sempat Terbayang Kekalahan di Malaysia Super 100

Menariknya, Ginting mengakui sempat merasakan kekhawatiran ketika kehilangan beberapa poin saat sudah berada di posisi match point. Situasi tersebut mengingatkannya pada pengalaman di Malaysia Super 100, ketika dirinya sempat unggul jauh tetapi akhirnya kehilangan keunggulan dan harus menerima kekalahan.

Pengalaman tersebut sempat terlintas di pikirannya saat menghadapi Ng Ka Long Angus. Namun, kali ini Ginting berusaha mengendalikan situasi dan tidak membiarkan pengalaman sebelumnya memengaruhi strategi permainannya.

Ia memilih tetap tenang meskipun lawan mampu mencuri beberapa poin. Ginting menyadari kehilangan dua atau tiga poin bukan alasan untuk mengubah pola permainan yang sejak awal sudah berjalan sesuai rencana.

"Tadi saat match point kehilangan beberapa poin, pasti ada kepikiran kejadian di Malaysia Super 100 baru-baru ini. Saya sudah unggul jauh tapi terkejar dan kebalik," ungkapnya.

"Tadi saya coba tidak panik, tidak apa-apa buang 2-3 poin tapi tetap stick ke strategi awalnya. Jangan karena hal itu malah berubah," pungkasnya.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(ASM)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan