Politikus PDI Perjuangan Basuki Tjahaja Purnama. ANT/Akbar Nugroho Gumay.
Politikus PDI Perjuangan Basuki Tjahaja Purnama. ANT/Akbar Nugroho Gumay.

PDI Perjuangan Relakan Kepergian BTP

Nasional ahok
Arga sumantri • 14 November 2019 16:26
Jakarta: Basuki Tjahaja Purnama (BTP) dikabarkan bakal memimpin salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN). PDI Perjuangan siap melepas BTP dari keanggotaan partai.
 
"Tentu partai harus melepaskan," kata Ketua DPP PDI Perjuangan Eriko Sotarduga di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 14 November 2019.
 
Eriko tak tahu posisi yang bakal diduduki BTP. Ia mengaku senang jika kader PDI Perjuangan diberikan kepercayaan memimpin BUMN.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Artinya kader kami kader yang memang baik, yang sudah menunjukan kinerja yang baik, diberikan juga penghargaan," ujarnya.
 
Eriko menjamin PDI Perjuangan tak keberatan jika BTP memutuskan mundur dari partai berlambang banteng itu. PDI Perjuangan mendukung keputusan Presiden Jokowi.
 
"Dalam hal ini berkaitan juga dengan DPR, Komisi VI. Artinya nanti menangani BUMN tentu kami akan berkomunikasi lebih lanjut," ujarnya.
 
Menteri BUMN Erick Thohir meminta BTP memimpin salah satu perusahaan pelat merah. BTP telah bertemu dengan Erick membahas kemungkinan itu.
 
"Intinya kita bicara soal BUMN dan saya mau dilibatkan menjadi salah satu (bos) BUMN," kata BTP.
 
BTP belum tahu perusahaan yang bakal dipimpinnya. Ia meminta publik menanyakan hal itu kepada Erick.
 
"Saya enggak tahu, mungkin Desember atau November, saya enggak tahu. Tanya ke Pak Menteri. Saya cuma diajak untuk masuk ke dalam salah satu BUMN," jelas BTP.
 
Juru bicara Presiden Joko Widodo, Fadjroel Rachman menyebut BTP harus mematuhi aturan jika dipercaya memimpin BUMN. Petinggi BUMN tak boleh terafiliasi partai politik.
 
"BUMN itu ada surat semacam pakta integritas, tidak boleh ikut dalam partai politik atau aktif dalam kegiatan politik," kata Fadjroel.
 

 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif