KRI Tjiptadi halau kapal penjaga pantai Tiongkok di Natuna. (Foto: ANTARA FOTO/HO/Dispen Koarmada I).
KRI Tjiptadi halau kapal penjaga pantai Tiongkok di Natuna. (Foto: ANTARA FOTO/HO/Dispen Koarmada I).

Wakil Ketua MPR Ingatkan Negara Asing Tak Ganggu RI

Nasional blok natuna
Renatha Swasty • 05 Januari 2020 20:35
Jakarta: Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat (Rerie) mengingatkan negara asing tidak mengganggu kedaulatan Indonesia termasuk perairan Natuna. Sebagai negara sahabat, China diminta segera menarik kapal-kapal nelayan miliknya dari perairan Natuna.
 
"China selayaknya mematuhi wilayah ZEE (Zona Ekonomi Eksklusif). China tidak punya landasan kuat mengeklaim wilayah perairan Natuna sebagai miliknya,” tegas Lestari di Jakarta, Minggu, 5 Januari 2020.
 
Lestari menuturkan berpijak pada Konvensi Perserikatan Bangsa-bangsa tentang Hukum Laut atau United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS), ada prinsip yang mesti dihormati dalam berealasi dengan negara lain.UNCLOS merupakan lembaga yang menetapkan batas ZEE.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Intinya harus saling menghormati dan saling menguntungkan. Tidak bisa main klaim secara sepihak. Jika salah satu dari prinsip-prinsip itu dilanggar, maka kita harus dengan tegas memperingatkan negara yang melanggar prinsip hubungan internasional tersebut,” tegas Rerie.
 
Rerie menegaskan Indonesia memiliki teritori. Indonesia memiliki kekayaan berupa sumber daya alam (SDA) termasuk yang ada di laut.
 
“Kita tidak boleh permisif jika ada negara yang jelas-jelas melanggar. Apalagi mengeklaim SDA kita," tutur Rerie.
 
Politikus NasDem itu mendesak pemerintah menangkap kapal penangkap ikan milik China yang masuk ke perairan Natuna tanpa izin. Pemerintah diminta tidak membiarkan pelanggaran kedaulatan negara.
 
"Kita harus tegas, kita harus pertahankan wilayah kita walaupun hanya sejengkal.’’ tegas Rerie.
 
Rerie juga mengimbau seluruh elemen bangsa menunjukkan darma bakti mempertahankan perairan Natuna yang diklaim China. Ini sebagai bentuk komitmen keutuhan NKRI yang merupakan salah satu dari empat konsensus dasar bangsa.
 
Rerie mengapresiasi Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I yang mengawasi dan mengamankan perairan Natuna. “Langkah TNI menjaga keutuhan NKRI ini tepat, karena Natuna masuk ZEE Indonesia yang punya kekuatan hukum tetap dan mengikat," kata dia.

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif