Direktur Eksekutif Voxpol Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago - foto: dokumen pribadi.
Direktur Eksekutif Voxpol Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago - foto: dokumen pribadi.

Efek Ahok buat PDI Perjuangan

Nasional ahok pdip basuki tjahaja purnama
Dheri Agriesta • 11 Februari 2019 11:54
Jakarta: Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok memutuskan bergabung dengan PDI Perjuangan. Keputusan ini diyakini memberikan efek positif dan negatif buat partai berlambang banteng moncong putih itu.
 
"Secara positif memperkuat dan mempertegas PDI Perjuangan sebagai partai yang konsisten menjaga nasionalisme, Pancasila, kebinekaan, dan keindonesiaan," kata Direktur Eksekutif Voxpol Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago di Jakarta, Senin, 11 Februari 2019.
 
Pangi yakin keputusan Ahok bergabung juga berdampak kepada pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin yang diusung PDI Perjuangan. Pendukung Ahok yang dikenal sebagai 'Ahoker' bakal habis-habisan mendukung pasangan calon nomor urut 01 itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebab, dia menilai, 'Ahoker' seolah tak niat mendukung Jokowi-Ma'ruf saat ini. Ahok bakal menjadi kunci dukungan itu.
 
"BTP bisa meyakinkan, mengarahkan kembali dukungan semua Ahoker atau Jasmev untuk move on, dan kembali memilih Jokowi-Ma'ruf," kata Pangi.
 
Di sisi lain, PDI Perjuangan dinilai mempertaruhkan citra di hadapan publik. Pangi menyebut partai bisa dicap sebagai partai pendukung penista agama.
 
(Baca juga:Ahok Resmi Gabung PDIP)
 
Hal ini dinilai bakal merugikan partai besutan Megawati Sukarnoputri itu. Tak cuma bagi partai, kerugian juga bakal didapat pasangan Jokowi-Ma'ruf.
 
"Umat Islam yang tadinya telah memutuskan pilihan mendukung Jokowi-Ma'ruf kecewa dan banting stir memilih untuk mendukung kubu Prabowo-Sandi," jelas Pangi.
 
Pangi menilai momentum bergabungnya Ahok ke PDI Perjuangan dinilai kurang tepat. Karena, kasus penistaan agama yang menjerat Ahok masih membekas di ingatan publik.
 
(Baca juga:Sekjen PDIP Ungkap Agenda Ahok)
 
PDI Perjuangan juga dinilai bisa kesulitan memperluas dukungan dari kalangan masyarakat muslim. Selain itu, segmen pemilih PDI Perjuangan dan Ahok tak jauh berbeda.
 
PDI Perjuangan, kata Pangi, berpotensi gagal menggaet suara dari kalangan masyarakat muslim. Apalagi, luka masyarakat muslim terhadap kasus penistaan agama masih membekas.
 
"Namun saya pikir elite penentu atau figur sentral PDIP sudah punya kalkulasi secara matang dan dengan penuh kehati-hatian soal untung rugi konsekuensi bergabungnya BTP ke PDI Perjuangan," pungkas Pangi.
 

(REN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi