Presiden terpilih Joko Widodo dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto saling bersalaman seusai debat capres 2019 di Hotel Shangri La, Jakarta. (Foto: MI/Ramdani)
Presiden terpilih Joko Widodo dan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto saling bersalaman seusai debat capres 2019 di Hotel Shangri La, Jakarta. (Foto: MI/Ramdani)

Jokowi dan Prabowo Cari Waktu Bertemu

Nasional prabowo subianto presiden jokowi pilpres 2019
M Sholahadhin Azhar • 09 Juli 2019 13:35
Jakarta: Partai Gerindra merespons positif keinginan Presiden terpilih Joko Widodo untuk bertemu dengan Prabowo Subianto. Namun tidak untuk saat ini.
 
"Memang komunikasi antara pihak Pak Prabowo dan Pak Jokowi (sudah) terjadi. Tapi kapannya (bertemu) sedang saling mencocokkan (waktu)," ujar Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa, 9 Juli 2019.
 
Menurutnya, Prabowo dan Jokowi sama-sama sibuk. Kendati demikian Muzani optimistis dua tokoh bangsa akan segera bertemu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berkaca pada kekalahan Prabowo di 2014, Muzani menyebut pertemuan digelar 17 Oktober 2014. Waktu itu, bertepatan tiga hari sebelum Jokowi dilantik menjadi kepala negara yang sah.
 
"Bisa lebih cepat di bulan-bulan ini, bisa agak lambat. Tapi yang pasti terus terang saya belum bisa memperkirakan karena kesibukan keduanya sangat padat," dalih Muzani.
 
Baca juga:Pemulangan Rizieq Disebut Bagian Kecil dari Rekonsiliasi
 
Atas nama partai, Muzani merestui pertemuan Jokowi dan Prabowo. Sebab menurut dia, bertemunya dua rival itu akan mencairkan tensi politik, khususnya di akar rumput. Sebab selama pemilihan presiden, pembelahan masyarakat sangat terasa.
 
"Ada pendukung 01 ada pendukung 02 sehingga keperluan untuk menyatukan itu menjadi sesuatu yang kemudian dianggap sebagai sebuah kebutuhan," sebut dia.
 
Sebagai bangsa yang mengutamakan persaudaraan, Muzani menilai wajar ada rekonsiliasi sebagai bagian dari harmonisasi. Masyarakat juga dinilai telah memahami kehendak para elite ini.
 
"Sehingga saya kira harmonisasi di antara masyarakat sudah mulai terjadi bahkan di tingkat manapun," pungkas dia.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif