Kamp Al-Hol di Suriah menjadi tempat tinggal keluarga dari anggota ISIS. Foto: AFP
Kamp Al-Hol di Suriah menjadi tempat tinggal keluarga dari anggota ISIS. Foto: AFP

Eks WNI Kombatan ISIS Capai 1.276 Orang

Anggi Tondi Martaon • 25 Februari 2020 18:06
Jakarta: Eks warga negara Indonesia (WNI) kombatan ISIS disebut mencapai 1.276 orang. Dari jumlah itu, hanya 297 yang terdata memiliki paspor.
 
"Pengembangan terakhir ada 1.276 WNI, tervalidasi (punya paspor) 297," kata Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly saat rapat kerja (Raker) bersama Komisi III di Kompleks Parlemen, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa, 25 Februari 2020.
 
Pemerintah masih mengkaji rencana memulangkan sebagian yang masih kategori anak-anak. Untuk kategori dewasa, pemerintah mempertimbangkan mencabut status kewarganegaraanya. 
"Nanti kita lihat (kategori anak)," ungkap dia.
 
Pencabutan status WNI masih mengkaji berdasarkan Undang Undang (UU) tentang Kewarganegaraan. Sebab, dalam UU tersebut tidak memuat ketentuan pencabutan kewarganegaraan dengan alasan bergabung dengan kelompok teror.
 
"Apakah fighters yang sudah betul-betul, bahkan bersumpah kepada negara asing atau secara UU kehilangan hak kewarganegaraanya secara UU," sebut dia.
 
Baca: Pemulangan Anak WNI eks ISIS Tak Boleh Berdasar Kasihan
 
Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan instasi terkait sedang melakukan asesmen di Suriah dan Turki. Asesmen untuk mengukur tingkat paparan radikalisme masing-masing WNI eks ISIS. 
 
"Kami berkoordinasi dengan pemerintah di sana untuk betul-betul memberikan asesmen kepada kita, melakukan asesmen kepada orang-orang yang terdata," terang dia.
 
Eks WNI Kombatan ISIS Capai 1.276 Orang
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly. Foto: Medcom.id/Damar Iradat
 
Selama proses berlangsung, mereka tetap di kamp pengungsian. Keputusan mereka bisa kembali ke Tanah Air menunggu hasil asesmen selesai. 
 
"Sementara kita tidak kembalikan ke Indonesia. Menunggu asesmen yang secara mendalam terhadap masing-masing orang yang ada di sana," ujar dia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

(WHS)




LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif