Ombudsman Meneliti Laporan PSI soal Bawaslu
Komisioner Ombudsman Alamsyah Saragih memberikan keterangan kepada pers di Gedung Ombudsman, Jakarta. (Foto: MI/Adam Dwi).
Jakarta: Ombudsman RI telah menindaklanjuti laporan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk dua anggota Bawaslu, Abhan dan Mochammad Afifudin. Hal tersebut diakui Komisioner Ombudsman Alamsyah Saragih.

"Kemarin dalam pleno sudah dinyatakan diterima dan diteruskan ke tim yang akan tangani," kata Alamsyah dalam keterangan resminya, Jakarta, Selasa, 29 Mei 2018.

Baca juga: PSI Minta Bawaslu Berlaku Adil


Dirinya belum mengetahui apakah Bawaslu berpotensi melanggar atau tidak. Dia menyerahkan penuh kepada tim yang memeriksa dan menunggu hasil nantinya.

"Belum tahu, tergantung hasil pemeriksaan oleh tim nanti," ucapnya.

Alamsyah juga enggan menilai apakah bukti yang diberikan PSI kuat sehingga langsung memproses laporan PSI terhadap Bawaslu. Dia juga belum bisa memastikan kapan hasil pemeriksaan tim selesai. 

"Saya belum boleh menilai, sepertinya bukan kasus yang kompleks. Nanti kita lihat," tandasnya. 

Baca juga: Bawaslu akan Hadapi Laporan PSI

Sebelumnya, Sekjen PSI Raja Juli Antoni dan Wakil Sekjen Chandra Wiguna dilaporkan Bawaslu ke Bareskrim Polri karena diduga melakukan pelanggaran kampanye di luar jadwal. Laporan itu diterima Bareskrim Polri pada 17 Mei 2018 dengan Nomor: LP/B/646/V/2018/BARESKRIM.

Buntut pelaporan itu, sejumlah pengurus PSI melaporkan Ketua Bawaslu Abhan dan Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) terkait dugaan pelanggaran etik keduanya. Selanjutnya, mereka juga melaporkan kedua orang tersebut ke Ombudsman. PSI meminta Ombudsman memberikan rekomendasi ke Bawaslu agar mencabut laporannya di Bareskrim Polri.



(HUS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id