Menpan RB Tjahjo Kumolo/Medcom.id/Cindy.
Menpan RB Tjahjo Kumolo/Medcom.id/Cindy.

Menpan RB Rumuskan Usulan Pembubaran Lembaga

Nasional jokowi menpan
Nur Azizah • 07 Juli 2020 13:45
Jakarta: Menteri Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo, mencermati lembaga dan komisi yang tidak bekerja maksimal. Nantinya, lembaga dan komisi itu akan diusulkan ke Presiden Joko Widodo untuk dibubarkan.
 
"Melihat, mencermati lembaga-lembaga yang urgensinya belum maksimal dan memungkinkan untuk diusulkan pembubaran," kata Tjahjo kepada wartawan, Jakarta Pusat, Selasa, 7 Juli 2020.
 
Menurut dia, ada 24 lembaga/komisi yang telah dibubarkan terlebih dahulu. Awalnya, ada 120 lembaga/komisi yang dibentuk berdasarkan keputusan undang-undang, pemerintah, maupun presiden.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sekarang tinggal 96 lembaga/komisi. Sedang kita cek dan koordinasikan dengan kementerian/lembaga untuk memungkinkan dihapus atau dikurangi," kata Tjahjo.
 
Baca:Ancaman Jokowi Mengurangi Jumlah Kementerian/Lembaga Didukung
 
Dia menyebut perampingan ini untuk efektivitas dan efisiensi lembaga agar tidak tumpang tindih. Ia menyebut kebijakan ini sesuai dengan visi misi Presiden Joko Widodo.
 
"Tidak ada hubungan dengan covid-19. Kan penjabaran visi misi presiden, reformasi birokrasi," kata mantan Menteri Dalam Negeri itu.
 
Tersiar kabar yang menyatakan Presiden Joko Widodo ingin melebur Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan Bank Indonesia. Namun, saat ditanyai ihwal kebenaran tersebut, Deputi III bidang Ekonomi Kantor Staf Presiden (KSP) Panutan Sulendra Kusuma tak menjawab gamblang.
 
Panutan hanya menyebut Jokowi memerintahkan seluruh kementerian dan lembaga bekerja solid. Terlebih saat pandemi seperti ini.
 
"Presiden menginginkan semua kementerian dan lembaga bekerja sama dengan solid serta sharing the burden(berhemat) dalam menanggulangi dampak pandemi covid-19 ini," kata Panutan kepada Medcom.id, Jakarta, Jumat, 3 Juli 2020.
 
Panutan menegaskan kekompakan ini penting untuk menjaga stabilitas sistem keuangan. Sehingga semua kementerian dan lembaga tetap fokus memulihkan ekonomi nasional.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif