Anggota Komisi I DPR Fraksi Partai NasDem Willy Aditya. Foto: Istimewa
Anggota Komisi I DPR Fraksi Partai NasDem Willy Aditya. Foto: Istimewa

Pemerintah Diminta Segera Cari Solusi untuk Calon Jemaah Umrah

Nasional ibadah umrah Virus Korona virus corona Rangkuman Nasional
Achmad Zulfikar Fazli • 02 Maret 2020 17:54
Jakarta: Pemerintah diminta mencari solusi untuk calon jemaah umrah yang tertunda berangkat ke Tanah Suci. Mereka belum bisa berangkat ke Mekah karena pemerintah Arab Saudi menyetop sementara pelaksanaan umrah untuk jemaah Indonesia.
 
"Mungkin tiketnya sudah kebeli, hotel sudah terpesan, transportasinya di sana, ini yang harus dicarikan langkah dan jalan keluarnya," ujar Anggota Komisi I DPR Willy Aditya kepada Medcom.id, Jakarta, Senin, 2 Maret 2020.
 
Willy mengatakan penghentian sementara pelaksanaan umrah pun tak hanya diterima Indonesia. Ada puluhan negara terimbas keputusan pemerintah Arab Saudi akibat penyebaran virus korona, dan tak bisa diintervensi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Semuanya dihentikan, bukan hanya kita, semuanya. Kita menghormati itu lah, tapi juga harus mencari apa kompensasi dari jemaah yang sudah terdaftar tapi tidak bisa diberangkatkan," ujar politikus Partai NasDem itu.
 
Pemerintah Diminta Segera Cari Solusi untuk Calon Jemaah Umrah
Ilustrasi ibadah haji dan umrah. MI/Dika Kardi

Beban Jemaah

Pemerintah belum bisa memastikan calon jemaah yang pulang ke Indonesia lebih awal dan ingin kembali ke Arab Saudi bebas dari biaya tambahan. Namun, pemerintah berupaya tidak akan menambah beban para calon jemaah.
 
"Mudah-mudahan tidak ada biaya tambahan," kata Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Arfi Hatim kepada Medcom.id, Minggu, 1 Maret 2020.
 
Baca:Pemerintah Terus Menego Arab Saudi
 
Kementerian Agama tengah mengkaji masalah tersebut secara teknis. Pihak terkait akan diajak berunding untuk mengambil langkah terbaik.
 
Pemerintah Arab Saudi menunda jemaah umrah sementara waktu. Kebijakan diambil untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 di Tanah Haram.
 
Penangguhan masuk ke Arab Saudi dengan visa turis dari negara-negara dengan penyebaran COVID-19, seperti Tiongkok, Iran, Italia, Korea, Jepang, Thailand, Malaysia, Indonesia, Pakistan, Afghanistan, Irak, dan Filipina.
 
Penangguhan pun berlaku untuk Singapura, India, Lebanon, Suriah, Yaman, Azerbaijan, Kazakhstan, Uzbekistan, Somalia, Vietnam atau negara lain yang akan menunjukkan lebih banyak kasus virus korona. Prosedur ini bersifat sementara dan harus terus-menerus dievaluasi oleh pihak berwenang.
 

(AZF)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif