Pakar pertahanan dan militer Connie Rahakundini. Medcom.id/Anggi
Pakar pertahanan dan militer Connie Rahakundini. Medcom.id/Anggi

Peran PBB Menyelesaikan Perang Rusia dan Ukraina Dipertanyakan

Anggi Tondi Martaon • 29 Mei 2022 11:25
Jakarta: Peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam menengahi perang Rusia dan Ukraina dipertanyakan. Organisasi yang beranggotakan 193 negara itu tak berupaya mendamaikan pertikaian antara kedua negara.
 
"Yang lebih mengejutkan lagi kelihatannya dunia, khususnya PBB, diam-diam saja," kata pakar pertahanan dan militer Connie Rahakundini dalam program Crosscheck Medcom.id bertemakan Suara Pembubaran PBB Muncul di Indonesia, Minggu, 29 Mei 2022.
 
Connie menyampaikan seharusnya PBB aktif mendamaikan Rusia dan Ukraina. Sebab, perang yang terjadi di Eropa tidak pernah berlangsung dalam waktu singkat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Perang Eropa tidak pernah sebentar, bayangkan perang eropa itu panjang dan lama," ungkap dia.
 
Dia mencontohkan beberapa perang yang terjadi di Benua Biru. Paling cepat, yaitu perang antara Rusia dan Swedia yang berlangsung selama 21 tahun.
 
"Bisa dibayangkan enggak dengan perang begitu lama," sebut dia.
 
Baca: Putin Peringatkan Prancis dan Jerman atas Penyaluran Senjata ke Ukraina
 
Connie menyinggung alasan PBB didirikan. Yakni, menghindari perang dunia ketiga.
 
"Kan kita tahu PBB lahir karena Liga Bangsa-Bangsa itu gagal untuk menghindari perang dunia ketiga," ujar dia.
 
Dia mendesak PBB segera bertindak terhadap perang antara Rusia dan Ukraina. Sebab, organisasi tersebut memiliki kekuatan untuk menghentikan perang tersebut.
 
"Saya bertanya lalu siapa yang mau mendamaikan Rusia dan Ukraina ini," kata dia.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif