Pesawat maskapai Sriwijaya Air/MI.
Pesawat maskapai Sriwijaya Air/MI.

Santunan Keluarga Korban Sriwijaya SJ-182 Cair Usai Identifikasi Rampung

Nasional menhub sriwijaya air Sriwijaya Air Jatuh Pesawat Sriwijaya Air Sriwijaya Air SJ182 Sriwijaya Air Indonesia Sriwijaya Air Loses Contact
Candra Yuri Nuralam • 12 Januari 2021 07:31
Jakarta: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi membeberkan proses pencairan santunan bagi keluarga korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Keluarga akan mendapat santunan setelah serangkaian prosedur rampung.
 
"Santunan akan diberikan kepada ahli waris korban apabila persyaratan administrasi telah dipenuhi dan telah keluar hasil resmi dari Rumah Sakit Polri terkait identitas korban," tulis Budi dalam akun Instagram @budikaryas, Selasa, 12 Januari 2021.
 
Baca: 53 Sampel DNA Keluarga Dipakai untuk Identifikasi 17 Kantong Jenazah

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Budi menjembatani pertemuan antara keluarga korban dengan stakeholder terkait pada Senin, 11 Januari 2021 siang. Dalam pertemuan itu, Budi berharap seluruh keluarga korban mendapatkan haknya tepat waktu.
 
Jasa Raharja akan mendatangi keluarga korban satu persatu. Hal itu dilakukan untuk proses administrasi ke keluarga korban supaya santunan bisa disalurkan.
 
Dalam pertemuan itu, Budi juga mendengarkan keluh kesah keluarga korban. Keluarga, kata Budi, berharap korban bisa dimakamkan di kampung halaman.
 
"Saya sudah sampaikan ke Jasa Raharja, dan Sriwijaya Air untuk memberikan pelayanan yang baik," ujar Budi, Senin, 11 Januari 2021.
 
Budi menegaskan pemerintah akan memaksimalkan pencarian. Keluarga korban diminta bersabar. Pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pukul 14.40 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat berjenis Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK CLC itu lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB di hari yang sama.
 
Posisi terakhir pesawat itu berada di 11 mil laut utara Bandara Soetta, tepatnya di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Pesawat tercatat hendak menambah ketinggian dari 11 ribu ke 13 ribu kaki. Pesawat yang dipastikan jatuh itu mengangkut 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif