Wakil Presiden Maruf Amin. Foto: Dok Setwapres.
Wakil Presiden Maruf Amin. Foto: Dok Setwapres.

Wapres Tampung Usulan Pembentukan 2 Provinsi Baru di Papua

Antara • 03 Desember 2022 07:34
Biak Numfor: Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mencatat usulan pembentukan dua provinsi baru yang disampaikan beberapa pejabat daerah di Provinsi Papua. Ma'ruf Amin mendapatkan permintaan agar wilayah Adat Sader menjadi Provinsi Papua Utara, dan wilayah Bomberai Raya menjadi Papua Barat Tengah.
 
"Jawaban tentang pemekaran jadi ada dua adat, yang satu adat Saereri dan (kedua) Bomberai. Katanya belum juga aspirasinya untuk jadi provinsi tersendiri, kami catat. Mudah-mudahan ada juga DOB baru lagi," kata Ma'ruf Amin di Pantai Parai, Kabupaten Biak Numfor, Papua, dilansir dari Antara, Sabtu, 3 Desember 2022.
 
Ma'ruf mengaku sangat terkesan dengan semangat yang optimistis dari berbagai segmen sosial dalam mewujudkan Papua yang sejahtera, aman, dan damai. Hal ini ia lihat dari hasil kunjungannya ke sejumlah tempat di Papua.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tadi, saya keliling ke lima tempat, ini saya dapat kesan semangatnya ada, termasuk di Biak (Numfor) ini, untuk menjadikan Papua sejahtera, adil, dan damai," jelas Ma'ruf.
 
Dia juga mengaku sudah mendengar dengan seksama, pesan, refleksi, dan harapan dari para tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat Papua.
 
"Untuk memperkuat ukhuwah kebangsaan, persaudaraan kebangsaan di Tanah Papua. Kami dengar di Merauke, dengar di Mimika. Saya juga merasakan kekuatan sosial Papua yang dilandasi ikatan agama, adat, dan kepemimpinan yang baik dari pemerintah setempat. Ini menurut saya harapan-harapan yang bisa kita lihat," jelas Wapres.
 

Baca: Wapres Pastikan Pemerintah Tetap Pakai Pendekatan Humanis di Papua


Dalam kunjungan kerjanya ke Papua, Ma'ruf Amin menggelar audiensi dengan sejumlah kepala daerah, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat setempat. Dia juga menyaksikan berbagai terobosan teknokratik yang dilakukan pemerintah kabupaten dan kota, para local champion, tokoh masyarakat, serta pelaku usaha di Papua.
 
"Saya mengapresiasi keinginan kuat untuk mengembangkan komoditas unggulan lokal, seperti sentra kopi di wilayah pegunungan, sentra lumbung pangan di Merauke, sentra rempah di Fakfak dan Kaimana, serta lumbung ikan di Biak. Saya sudah minta menteri kelautan, sesuai keinginan dari bupati, supaya bisa ekspor langsung dari Biak ke Jepang maupun ke Amerika," jelasnya.
 
Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap menuntut agar wilayah adat Saereri, yang terdiri atas Biak Numfor, Kepulauan Yapen, Kepulauan Waropen, dan Supiori, dapat menjadi satu provinsi baru yaitu Papua utara. Herry juga mengaku daerahnya cukup untuk membiayai sendiri anggaran di provinsi baru tersebut.
 
(AGA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif