Ketua MPR Bambang Soesatyo. Medcom.id/Anggi Tondi Martaon
Ketua MPR Bambang Soesatyo. Medcom.id/Anggi Tondi Martaon

Pemerintah Diminta Konsisten Menjalankan Inpres Percepatan Industri Farmasi dan Alkes

Anggi Tondi Martaon • 13 Agustus 2021 21:11
Jakarta: Pengadaan alat kesehatan diminta mengacu pada Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2016 tentang Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan (Alkes). Pasalnya, alat kesehatan yang digunakan Indonesia masih didominasi dari impor.
 
"Inpres itu adalah political will Presiden Jokowi (Joko Widodo) sehingga harus menjadi semangat membangun kemandirian sektor kesehatan nasional," kata Ketua MPR Bambang Soesatyo melalui keterangan tertulis, Jumat, 13 Agustus 2021.
 
Politikus Partai Golkar itu mengaku miris dengan kondisi alat kesehatan lokal. Padahal, kualitasnya tak kalah jika dibandingkan dengan produk impor.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ironis, di antara produk impor sebetulnya produk dalam negeri yang diekspor, kemudian masuk lagi lewat broker dalam pengadaan di dalam negeri," kata dia.
 
Dia mencontohkan produk alat kesehatan lokal yang memiliki kualitas baik. Salah satunya, ventilator dengan brand Vent-I yang diproduksi Panasonic Healthcare Center (PHC) Indonesia.
 
Vent-I merupakan ventilator yang dikembangkan PHC Indonesia bersama Institut Teknologi Bandung (ITB). Alat tersebut dirancang menggunakan 42,2 persen komponen lokal.
 
Baca: Indonesia Terima Bantuan Alkes dari Tiongkok
 
Produk tersebut bahkan sudah mengantongi sertifikat internasional. Di antaranya, International Electronical Commission (IEC 60601), standar persyaratan ventilator (IEC80601), dan standar kompatibilitas elektro magnetik (Electro Magnetic Compatibility/ EMC) EN55011-CISPR 11. Bahkan, produk ini sudah mengantongi izin edar dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
 
Bambang berharap pengembangan produk seperti ini harus mendapat perhatian pemerintah. Sangat disayangkan jika anggaran pemerintah untuk pengadaan alkes hanya dinikmati produk impor.
 
"Ini tidak hanya menghabiskan devisa tapi juga membuat upaya membangun kemandirian di sektor kesehatan akan semakin jauh," ujar dia.
 
Dalam kunjungan tersebut, Bamsoet didampingi Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel. Sebelumnya, eks Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro dan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meninjau produksi alat kesehatan di PHC Indonesia.
 
(JMS)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif