Juru bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Juru bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.

Kemenhan Minta Tambah Anggaran

Nasional alutsista tni anggaran kementerian
Theofilus Ifan Sucipto • 14 Januari 2020 13:15
Jakarta: Kementerian Pertahanan (Kemenhan) meminta DPR menaikkan anggarannya untuk melengkapi alat utama sistem persenjataan (alutsista). Anggaran Rp131,2 triliun pada 2020 dinilai belum cukup.
 
“Pak Menhan (Prabowo Subianto) berusaha agar DPR bisa terus menaikkan anggaran, khusus belanja alutsista,” kata juru bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak, kepada Medcom.id, Selasa, 14 Januari 2019.
 
Prabowo akan fokus mempertebal pertahanan Indonesia. Eks Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) itu ingin memodernisasi dan mengadakan alutsista teranyar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Terutama kapal-kapal perang dan kapal selam, termasuk kapal penjaga pantai dilengkapi persenjatan yang baik dan layak,” ungkap Dahnil.
 
Dahnil mengatakan belanja alutsista terbagi untuk Trimatra TNI. Namun, persentase untuk alutsista lebih kecil dibandingkan belanja pegawai.
 
Dahnil tak memerinci besaran maupun persentase alokasi anggaran Kemenhan. Dia menjelaskan anggaran Rp 131,2 triliun belum bisa mewujudkan target penyegaran alutsista.
 
Prabowo sempat membeberkan alokasi anggaran Kemenhan. Ketua Umum Partai Gerindra itu menyebut 70 persen anggaran habis untuk operasional dan gaji karyawan. Sisanya anggaran untuk alutsista.
 
Namun, terang dia, anggaran untuk alutsista itu terlalu minim dibandingkan negara lain di Asia Tenggara. "Kucuran dana lebih besar diharapkan agar alat pertahanan dan keamanan Indonesia lebih maju dan memilki daya saing," kata Prabowo, Jakarta, Selasa, 3 Desember 2019.
 

(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif