Ilustrasi haji. AFP
Ilustrasi haji. AFP

Jemaah Haji Batal Berangkat Dikenakan Biaya Baru pada 2021

Nasional haji ibadah haji
Siti Yona Hukmana • 02 Juni 2020 14:25
Jakarta: Jemaah haji yang batal berangkat pada 1441 Hijriah atau 2020 Masehi bakal dikenakan tarif sesuai pemberangkatan 2021. Biaya Haji 2020 sebesar Rp35.235.602.
 
"Misalkan kalau tahun depan dengan sekarang biaya haji sama tentu tidak ada penambahan, tetapi jika ada kenaikan misal Rp1 juta tinggal menambah Rp1 juta. Sebaliknya, jika ada pengurangan akan dikembalikan selisihnya," papar Direktur Jenderal Penyelanggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Nizar, di Gedung Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Selasa, 2 Juni 2020.
 
Nizar menyebut ini berlaku bagi jemaah yang tidak mengambil uang setoran biaya penyelenggaraan ibadah haji (Bipih). Dia menyebut bila ada penambahan biaya haji, maka bakal diambil dari dana manfaat setiap jemaah haji.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Seperti yang disampaikan Pak Menteri (Menteri Agama Fachrul Razi) dana manfaat akan dikembakikan secara utuh kepada jemaah haji. Jadi misalkan kalau ada kenaikan, mereka dapat dana manfaat Rp1 juta ya itu diakumulasikan, prinsip kami adalah mana yang terbaik yang memberikan keamanan kenyamanan dan tidak merugikan semua pihak," papar dia.
 
Pemerintah Indonesia memutuskan tidak memberangkatkan Haji 2020. Keputusan ini diambil lantaran pandemi virus korona (covid-19).
 
(Baca: Daftar Haji Tahun Ini Berangkat 2021)
 
"Pihak Arab Saudi tak kunjung membuka akses bagi jemaah haji bagi negara mana pun akibatnya pemerintah tidak lagi memiliki cukup waktu untuk melakukan persiapan utamanya dalam pelayanan dan perlindungan jemaah. Berdasarkan kenyataan tersebut pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan jemaah haji pada 2020," kata Menteri Agama Fachrul Razi dalam konferensi pers di Gedung Kementerian Agama, Jakarta Pusat, Selasa, 2 Juni 2020.
 
Setoran Bipih akan disimpan dan dikelola secara terpisah oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Namun setoran Bipih dapat diminta kembali oleh jemaah haji yang membutuhkan.
 
Nilai manfaatnya akan diberikan kepada jemaah haji paling lambat 30 hari sebelum keberangkatan kloter pertama jemaah Haji 1442 Hijriah atau 2021 Masehi. Nilai manfaat diberikan kepada perorangan.
 
"Kenapa? karena nilai pelunasan Bipih tak sama. Paling rendah sekitar Rp6 juta untuk jemaah di Aceh. Sedangkan paling tinggi Rp16 juta untuk pemberangkatan Makassar," tutur dia.
 
Dia memastikan nilai manfaat diberikan berdasarkan jumlah pelunasan Bipih yang dibayarkan. Adapun mereka yang telah daftar dan melunasi Bipih bakal berangkat pada 1442 Hijriah atau 2021 Masehi.
 

(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif