medcom.id, Surabaya: Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa memantau bazar sembako murah di Mesjid Muayat di Wonocolo, Surabaya. Uniknya, bazar sembako yang dijual memiliki kualitas premium.
Khofifah mengatakan, bazar yang digelar oleh Asosiasi Pedagang Pajale (APP) Jawa Timur ini adalah hal yang sangat langka. Menurutnya, barang yang dijual dalam pasar murah biasanya kualitas medium.
"Ini sesuatu yang menurut saya yang sangat langka. Biasanya murahnya iya, tapi kualitasnya medium. Tapi ini sembako murah dengan kualitas premium," kata Khofifah di Mesjid Muayat di Wonocolo, Surabaya, Minggu (26/6/2016).
Khofifah mengungkapkan, kegiatan seperti ini merupakan sebuah bentuk kepedulian yang dilakukan pihak swasta kepada masyarakat. Terlebih menjelang lebaran saat ini, di mana harga beberapa bahan pokok di pasaran masih sangat tinggi.
Khofifah menilai, bazar sembako pasar murah ini secara tidak langsung meringankan beban masyarakat menyambut Hari Raya Idul Fitri. Jika perlu, kegiatan seperti ini juga dilaksanakan pada hari-hari lainya.
"Jadi, harapanya tentu adalah untuk meringankan beban masyarakat menjelang lebaran. Mudah-mudahan nanti tidak saat mau lebaran saja, tapi, misalnya, menjelang tahun baru," ujar Khofifah.
Sebagai pihak penyelenggara, APP Jawa Timur telah mempersiapkan lima hal yang akan dijual dalam pasar murah tersebut, yaitu beras, minyak goreng, gula, bawang merah dan putih. Selain itu, pihak APP tidak membatasi jumlah penjualan untuk beras dan minyak goreng.
"Kita sudah siapkan bawang putih 10 ton, gula 20 ton, bawang putih 10 ton, bawang merah 500 kilogram. Khusus beras dan minyak goreng enggak ada batasanya," kata salah satu perwakilan pihak APP, Sumanto.
medcom.id, Surabaya: Menteri Sosial (Mensos) Khofifah Indar Parawansa memantau bazar sembako murah di Mesjid Muayat di Wonocolo, Surabaya. Uniknya, bazar sembako yang dijual memiliki kualitas premium.
Khofifah mengatakan, bazar yang digelar oleh Asosiasi Pedagang Pajale (APP) Jawa Timur ini adalah hal yang sangat langka. Menurutnya, barang yang dijual dalam pasar murah biasanya kualitas medium.
"Ini sesuatu yang menurut saya yang sangat langka. Biasanya murahnya iya, tapi kualitasnya medium. Tapi ini sembako murah dengan kualitas premium," kata Khofifah di Mesjid Muayat di Wonocolo, Surabaya, Minggu (26/6/2016).
Khofifah mengungkapkan, kegiatan seperti ini merupakan sebuah bentuk kepedulian yang dilakukan pihak swasta kepada masyarakat. Terlebih menjelang lebaran saat ini, di mana harga beberapa bahan pokok di pasaran masih sangat tinggi.
Khofifah menilai, bazar sembako pasar murah ini secara tidak langsung meringankan beban masyarakat menyambut Hari Raya Idul Fitri. Jika perlu, kegiatan seperti ini juga dilaksanakan pada hari-hari lainya.
"Jadi, harapanya tentu adalah untuk meringankan beban masyarakat menjelang lebaran. Mudah-mudahan nanti tidak saat mau lebaran saja, tapi, misalnya, menjelang tahun baru," ujar Khofifah.
Sebagai pihak penyelenggara, APP Jawa Timur telah mempersiapkan lima hal yang akan dijual dalam pasar murah tersebut, yaitu beras, minyak goreng, gula, bawang merah dan putih. Selain itu, pihak APP tidak membatasi jumlah penjualan untuk beras dan minyak goreng.
"Kita sudah siapkan bawang putih 10 ton, gula 20 ton, bawang putih 10 ton, bawang merah 500 kilogram. Khusus beras dan minyak goreng enggak ada batasanya," kata salah satu perwakilan pihak APP, Sumanto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABE)