Menko Polhukam Mahfud MD. Foto: Istimewa
Menko Polhukam Mahfud MD. Foto: Istimewa

Mahfud MD: Belum Waktunya Masuk 'Arena' Bursa Cawapres

Antara • 30 April 2023 11:42
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan belum waktunya masuk ke arena bursa bakal calon wakil presiden (cawapres) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Hal itu masih wewenang partai politik (parpol).
 
"Itu kan permainan bolanya masih di partai politik, lalu sekarang menjadi urusan masyarakat dan nanti ketemu di situ. Kita belum masuk ke arena itu," kata Mahfud saat dikutip dari Antara, Minggu, 30 April 2023.
 
Eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu kencang diisukan bakal dipinang menjadi cawapres. Bahkan, Mahfud sempat menggelar pertemuan dengan Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di rumah dinas di kompleks Menteri Kuningan, Jakarta.

Mahfud berdalih pertemuan dengan Prabowo dalam rangka silaturahmi Lebaran. Sekaligus, diminta menjadi pemateri bagi kader Gerindra di Hambalang, Jawa Barat.
 
"Saya diundang ceramah ke rumahnya di Hambalang. Tidak ada lamaran menjadi cawapres," ungkap dia.
 
Baca juga: Menag Yaqut Diminta Tak Ikut Menjodohkan Capres Cawapres

Mahfud enggan menanggapi pertanyaan terkait kesiapannya jika dilamar menjadi cawapres. Sebab, hal itu masih sebatas isu.
 
"Saya tidak bilang siap atau tidak siap. Itu nanti atau belum waktunya. Nanti saya bicara kalau sudah konkret saja," sebut dia.
 
Mahfud menegaskan dirinya masih fokus bekerja sebagai Menko Polhukam. Apalagi, ada sjeumlah tugas penting yang harus segera diselesaikan.
 
Di antaranya, Mahfud sedang mengupayakan evakuasi seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Sudan. Negara tersebut tengah mengalami konflik militer.
 
"Per hari ini sudah 1.100 WNI yang sudah dievakuasi dari Sudan. Ada beberapa WNI yang belum dievakuasi karena lokasinya jauh atau susah dijangkau," katanya.
 
Selain itu, Menko Polhukam Mahfud MD sedang merumuskan langkah-langkah strategis untuk memberantas kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.
 
"Nanti penanganan strategis terhadap KKB akan kami umumkan," ujarnya.
 
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news medcom.id
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABK)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan