Demokrat Siapkan Tiga Langkah Selesaikan Asia Sentinel
Ilustrasi - Medcom.id.
Jakarta: Partai Demokrat telah menyiapkan tiga langkah untuk menyelesaikan polemik Asia Sentinel. Salah satunya, membawa fitnah media asal Hongkong itu ke ranah hukum.

Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahean menyebut langkah pertama ini sudah dimulai dengan mengirim tim investigasi ke Hongkong dan Mauritius.

"Kami akan menggugat mereka di pengadilan Hongkong, ganti rugi imateril karena kami sangat dirugikan atas pemberitaan tersebut," kata Ferdinand saat dihubungi Medcom.Id, Jakarta, Kamis, 20 September 2018.


Ferdinand mengaku belum mengetahui perkembangan investigasi itu. Sebab, pihaknya masih menunggu kepulangan tim besok. Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu bahkan telah menunjuk kuasa hukum di Hongkong.

"Kami serius dan berhubungan dengan kuasa hukum yang akan kami tunjuk dalam perkara ini di Hongkong," ujar dia.

(Baca: SBY Maafkan Asia Sentinel)

Menurut Ferdinand, partai berlambang mercy itu berharap seluruh berkas yang diperlukan untuk menggugat media Asia Sentinel dapat rampung dalam waktu dekat. "Agar Oktober kami bisa bergerak, kalau target selesai semuanya tergantung pengadilan," ucapnya.

Kemudian langkah kedua adalah melaporkan sejumlah media nasional yang sempat memberitakan permasalahan itu, tanpa  keberimbangan data. Ternasuk, melakukan gugatan perdata, alasannya pemberitaan itu membuat kerugian imateril terhadap SBY.

Sementara langkah ketiga ialah menyeret lembaga maupun individu yang secara sengaja melakukan pemberintaann tuduhan tersebut  melalui media sosial. Untuk totalnya secara rinci, masih dilakukan pendataan.

"Jadi kami fokus ketiga hal tersebut, ini sangat penting untuk mengembalikan partai Demokrat ," pungkasnya.



(JMS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id