Suasana pertemuan Presiden Joko Widodo dengan perangkat desa di Senayan, Jakarta. Foto: Medcom.id/Dheri.
Suasana pertemuan Presiden Joko Widodo dengan perangkat desa di Senayan, Jakarta. Foto: Medcom.id/Dheri.

Presiden Minta Perangkat Desa Kawal Dana Desa

Nasional dana desa
Dheri Agriesta • 14 Januari 2019 12:55
Jakarta: Pemerintah telah menyalurkan dana desa sebesar Rp257 trilun sejak 2015 hingga 2019. Presiden Joko Widodo meminta aparat perangkat desa menjaga agar dana yang dikeluarkan pemerintah pusat itu terus berputar di desa.
 
"Saya titip agar yang Rp257 triliun itu selalu berputar dari desa ke desa, jangan sampai kembali ke kota, apalagi kembali ke Jakarta," kata Jokowi di hadapan ribuan aparat perangkat desa di Istora Senayan, Jakarta, Senin, 14 Januari 2019.
 
Jokowi menjelaskan, menurut teori ekonomi jumlah perputaran uang menjadi tolok ukur sebuah kesejahteraan. Semakin banyak uang yang berputar di sebuah desa maka tingkat kesejahteran di daerah itu makin tinggi.
 
Kepala Negara membagikan resep menjaga perputaran uang agar tetap di daerah. Salah satunya dengan memanfaatkan sumber daya dan pasar yang ada di daerah.
 
Ia mencontohkan pembangunan infrastruktur jalan yang menggunakan dana desa. Pemerintah desa harus membeli material dari toko yang ada di desa terdekat.
 
"Kemudian yang kedua kalau ingin bikin jalan, bikin irigasi, libatkan tenaga kerja asli daerah desa setempat. Jangan ambil dari kota," jelas Jokowi.
 
Pemerintah terus menambah anggaran dana desa setiap tahunnya. Pada 2015, anggara yang dikucurkan sevesar Rp27 triliun. Angka itu bertambah pada 2016 menjadi Rp47 triliun.

Baca: PPDI Minta Dana Perangkat Desa Ditambah

Sedangkan pada 2017, pemerintah mencairkan Rp60 triliun dan Angka yang sama juga dicairkan pada 2018.
 
"Dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote, 74 ribu desa kita berikan dalam lima tahun ini sudah Rp257 triliun. Tahun ini (2019) kita berikan Rp70 triliun," kata Jokowi.
Seperti diketahui, Presiden Jokowi bertemu dengan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI). Ribuan perangkat desa seluruh Indonesia itu sejatinya hendak berdemonstrasi di depan Istana Kepresidenan.
 
Presiden yang mendengar kabar itu menyanggupi bertemu para perangkat desa. Ia pun memindahkan pertemuan ke Istora Senayan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?




(FZN)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi