Bendahara Umum (Bendum) DPP Partai Golkar Dito Ganinduto. Medcom.id/Anggi Tondi Martaon
Bendahara Umum (Bendum) DPP Partai Golkar Dito Ganinduto. Medcom.id/Anggi Tondi Martaon

Pertumbuhan Ekonomi Capai 7,07%, Kinerja Pemerintah Diapresiasi

Nasional Pertumbuhan Ekonomi Virus Korona Ekonomi Indonesia pandemi covid-19
Anggi Tondi Martaon • 05 Agustus 2021 15:13
Jakarta: Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal kedua 2021 sangat baik. Kinerja pemerintah pada sektor ekonomi pun mendapat apresiasi.
 
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua mencapai 7,07 persen. Capaian ini diklaim tertinggi daripada tahun-tahun sebelumnya.
 
Sektor yang paling besar menyumbangkan pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua 2021 yaitu industri pengolahan. Sektor tersebut berkontribusi hingga 19,29 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bendahara Umum (Bendum) DPP Partai Golkar Dito Ganinduto menyampaikan capaian ini tak lepas dari kebijakan yang diambil pemerintah dalam penanganan pandemi covid-19. Yakni, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).
 
"Sehingga ekonomi kita tetap berjalan dengan baik," ujar Dito di Kantor DPP Partai Golkar di Slipi, Jakarta, Kamis, 5 Agustus 2021.
 
Baca: BPS: Pertumbuhan Ekonomi 7,07% Tertinggi Sejak Akhir 2004
 
Sementara itu, Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Muhidin menyampaikan strategi pemulihan ekonomi yang diterapkan pemerintah melalui Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) cukup efektif. Kebijakan itu dinilai menjangkau sebanyak mungkin lapisan masyarakat.
 
Strategi yang dimaksud, yaitu perlindungan sosial bagi masyarakat prasejahtera dan rentan, insentif perpajakan bagi dunia usaha, serta bantuan bagi pemerintah daerah dan sektor-sektor tertentu meminimalisir dampak pandemi.
 
"Khusus terkait insentif perpajakan, efektivitasnya dapat dilihat pada resiliensi dunia usaha untuk
bertahan dan menghindari melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK)," kata Muhidin.
 
Selain itu, insentif perpajakan efektif meningkatkan konsumsi di beberapa sektor. Salah satunya otomotif.
 
"Dimana angka penjualan mobil meningkat 28 persen pada semester I 2021 ini," ujar dia.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif