Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kemen PPPA Ratna Susianawati. (Branda Antara)
Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kemen PPPA Ratna Susianawati. (Branda Antara)

UU TPKS Diharapkan Jadi Payung Hukum Komprehensif Lindungi Kaum Rentan

Nasional Antikekerasan Seksual Penegakan Hukum kekerasan seksual RUU TPKS
Antara • 20 April 2022 21:13
Jakarta: Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kementerian PPPA Ratna Susianawati berharap Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) mampu menjadi payung hukum komprehensif yang melindungi perempuan, anak, dan kaum disabilitas dari kekerasan seksual. Kekerasan seksual merupakan fenomena gunung es di mana sejumlah kasus yang dilaporkan hanya sebagian kecil.
 
"(UU TPKS) berbicara mulai dari hulu sampai dengan hilir, tentang pencegahan, tentang penanganan, pemulihan juga penegakan hukum kasus-kasus kekerasan seksual. Bagaimana memastikan perlindungan tidak hanya pada perempuan, anak tetapi juga disabilitas dan tentunya untuk semua warga negara Indonesia," kata Ratna dalam talkshow Peringatan Hari Kartini bertajuk "Stop Kekerasan Seksual Perempuan dan Anak" yang diikuti di Jakarta, Rabu, 20 April 2022.
 
Ratna mengatakan tidak ada daerah yang aman dari bahaya kekerasan seksual. "Kita tidak bisa menyebutkan mana titik kerentanan. Semua daerah tidak ada yang steril dari kasus kekerasan seksual ini. Hanya persoalannya apakah ini (kasus kekerasan seksual) dilaporkan atau tidak," kata dia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Dukung UU TPKS, Pakar Hukum Pastikan Tak Akan Ada Tumpang Tindih UU
 
Dia menuturkan kekuatan UU TPKS adalah semangat keberpihakan kepada korban kekerasan seksual. "Kekuatan dari undang-undang ini adalah keberpihakan, bagaimana memastikan hak-hak korban kekerasan seksual ini bisa terpenuhi dan semangatnya adalah memberikan kepentingan yang terbaik bagi seluruh korban kekerasan seksual," papar dia.
 
Pada 12 April 2022, DPR menyetujui Rancangan Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual untuk disahkan menjadi undang-undang.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif