Menhan Prabowo Subianto saat mengunjungi pusat karantina. Foto: istimewa
Menhan Prabowo Subianto saat mengunjungi pusat karantina. Foto: istimewa

Menhan Kunjungi Pusat Karantina di Natuna

Nasional Virus Korona evakuasi wni
M Sholahadhin Azhar • 05 Februari 2020 14:39
Jakarta: Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengunjungi Natuna bersama Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Mereka datang untuk memantau karantina WNI yang dipulangkan dari Tiongkok, di pangkalan militer Natuna
 
"Menhan mengecek penanganan masa observasi terhadap WNI yang baru dijemput dari Wuhan beberapa waktu lalu," kata juru bicara Menhan, Dahnil Anzar Simanjuntak di Jakarta, Rabu, 5 Februari 2020.
 
Dalam kunjungan, Menhan memantau kelayakan pangkalan militer yang digunakan sebagai tempat observasi tersebut. Prabowo sempat bertemu dengan para WNI, namun dia tak diizinkan menemui langsung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menhan Kunjungi Pusat Karantina di Natuna
Menhan Prabowo Subianto menyapa 285 WNI di Pangkalan Militer Natuna. Foto: istimewa
 
Prabowo menumpang bus dan hanya menyapa mereka dari balik kaca. Dia meminta maaf pada mereka. "Karena aturan yang ketat selama masa observasi tidak diizinkan kontak langsung, beliau hanya bisa menyapa dari dalam bus," ujar Dahnil.
 
Menurut Dahnil, Prabowo memahami prosedur tetap karantina WNI. Menhan tak menyoal langkah preventif prosedural itu.
 
"Hal ini menunjukkan bahwa negara siap melakukan upaya-upaya pencegahan penyebaran virus korona," kata Dahnil.
 
Kondisi 285 warga yang dikarantina di Natuna, Kepulauan Riau dipastikan sehat. Tidak ada gejala yang mengindikasikan warga yang pulang dari Wuhan, Hubei, Tiongkok, itu terpapar virus korona.
 
"Tidak ada peningkatan suhu tubuh dan keluhan yang berkaitan dengan Novel Corona virus," kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Anung Sugihantono melalui sambungan skype dari Natuna, Rabu, 5 Februari 2020.
 
Anung memerinci, 285 orang yang dikarantina terdiri dari 238 warga Indonesia dari Wuhan, lima orang tim advance, 18 kru Batik Air, dan 24 tim penjemput. Dia menyebut seluruh penghuni karantina di Natuna rutin diperiksa suhu tubuh dan kesehatannya.
 
Ada empat orang yang berkunjung ke pos kesehatan di Natuna dan mengalami sakit. Keempatnya sudah ditangani tim kesehatan dan dipastikan tidak terjangkit virus korona.
 
"Ada yang didiagnosa gatal-gatal, sakit kepala, cemas, dan gangguan pencernaan," terang dia.
 

 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif