KRI Sutedi Senoputra-378 (kiri) dan KRI Teuku Umar-385 (kanan) berlayar meninggalkan Faslabuh Lanal Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (9/1/2020). ANT/M Risyal Hidayat.
KRI Sutedi Senoputra-378 (kiri) dan KRI Teuku Umar-385 (kanan) berlayar meninggalkan Faslabuh Lanal Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Kamis (9/1/2020). ANT/M Risyal Hidayat.

Nelayan Tiongkok Melaut di Wilayah Indonesia karena Iklim

Nasional Laut Natuna Utara
Whisnu Mardiansyah • 24 Januari 2020 15:38
Jakarta: Wakil Ketua MPR Syarief Hasan menerima penjelasan dari Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Xiao Qian soal pelanggaran terhadap Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia. Tiongkok berdalih iklim penyebab nelayannya memperluas daerah jangkauan tangkap ikan.
 
Syarief mengatakan Tiongkok juga menyebut perairannya sangat dingin sehingga minim ikan. Hal itu membuat para nelayan Tiongkon melebarkan pencarian hingga ke wilayah perairan Indonesia di Natuna.
 
"Mereka (Tiongkok) sudah menandatangani UNCLOS dan sudah meratifikasi, tetapi nelayan nelayan ini suka nyari ikan di tempat tersebut karena udara. Jadi mereka berpindah sehingga kadang-kadang masuk ke daerah itu (ZEE)," terang Syarief di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, 24 Januari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Syarief meminta masalah ini diselesaikan lewat ruang diplomasi. Dia tidak ingin masalah ini membuat hubungan kedua negara merenggang.
 
"Jadi tidak sama dengan konflik Tiongkok dengan Vietnam, Tiongkok dengan Malaysia. Dia (Dubes Tiongkok) percaya bahwa ini tidak akan mengganggu hubungan dengan Indonesia, dia malah percaya akan lebih meningkatkan investasi ke Indonesia," jelas Syarief.
 
Xiao menegaskan tidak ada perselisihan antara Indonesia dan Tiongkok soal batas teritorial. Tiongkok mengakui perairan Natuna bagian dari wilayah Indonesia.
 
"Perselisihan sebenarnya adalah karena ada overlaping area perairan. Dan ini berbeda dari perselisihan teritorial. Dalam isu ini, kita punya pandangan sendiri, Indonesia juga punya pandangan sendiri. Kita punya pandangan berbeda, dan ini tidak masalah," kata Xiao.
 

 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif