Pakar politik dan hubungan internasional Hikmahanto Juwana. Medcom.id/Theo
Pakar politik dan hubungan internasional Hikmahanto Juwana. Medcom.id/Theo

Indonesia Jangan Terbawa Narasi Tak Mengundang Rusia ke G20

Nasional KTT G20 rusia Rusia-Ukraina Crosscheck G20 Presidensi G20 Perang Rusia-Ukraina
Theofilus Ifan Sucipto • 17 April 2022 16:51
Jakarta: Pakar politik dan hubungan internasional Hikmahanto Juwana mengatakan Indonesia seyogianya mengundang seluruh negara anggota G20 hadir dalam Presidensi G20. Negara-negara yang tidak ingin Rusia hadir harus melakukan kesepakatan, bukan melimpahkan beban pada Indonesia.
 
“Kesepakatan tidak dilakukan sama Amerika Serikat, tapi Indonesia yang disuruh. Tunggu dulu,” kata Hikmahanto dalam Crosscheck Medcom.id bertajuk ‘Ancam Boikot G20, Amerika Intervensi Kedaulatan Presidensi Indonesia’ secara virtual, Minggu, 17 April 2022.
 
Hikmahanto mengatakan Indonesia sudah tepat mengirim undangan ke semua negara anggota. Hal tersebut sesuai prosedur.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kalau misalnya Rusia tidak datang, bukan karena Indonesia tidak mengundang. Tidak boleh seperti itu,” papar dia.
 
Hikmahanto menyebut Indonesia juga tidak bisa memaksa seluruh negara hadir dalam Presidensi G20. Dia mencontohkan saat Italia menjadi Presidensi G20 tahun lalu.
 
“(Presiden Tiongkok) Xi Jinping tidak datang, mungkin ada kendala di dalam negeri,” ujar dia.
 
Baca: Pengamat: Indonesia Jangan Mau Diancam Soal Presidensi G20
 
Hikmahanto berharap Indonesia tetap menyiapkan Presidensi G20 sesuai prosedur. Jangan sampai kedaulatan Indonesia terimbas konflik Rusia dan Ukraina.
 
“Jangan sampai konflik antara Amerika Serikat, Rusia, dan Ukraina serta sekutunya dibawa ke Indonesia. Itu yang harus dilawan,” jelas dia.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif