Pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez
Pengamat militer Connie Rahakundini Bakrie. Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez

Pengamat: Indonesia Jangan Mau Diancam Soal Presidensi G20

Nasional Amerika Serikat KTT G20 Rusia-Ukraina Crosscheck G20 Presidensi G20 Perang Rusia-Ukraina
Theofilus Ifan Sucipto • 17 April 2022 12:32
Jakarta: Ancaman Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen soal memboikot G20 bila Indonesia mengundang Rusia dinilai keterlaluan. Indonesia harus bersikap tegas.
 
“Kita negara berdaulat, tidak boleh diancam, dan jangan mau diancam,” kata pengamat pertahanan dan militer Connie Rahakundini Bakrie dalam Crosscheck Medcom.id bertajuk ‘Ancam Boikot G20, Amerika Intervensi Kedaulatan Presidensi Indonesia’ secara virtual, Minggu, 17 April 2022.
 
Connie meminta pemerintah tidak membiarkan urusan politik AS dan negara Barat memengaruhi G20 Indonesia. Sebab, tujuan forum tersebut membahas ekonomi, bukan politik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Betul ada politik tapi terkait ekonomi politik. Misalnya sistem moneter internasional, bagaimana meninjau stabilitas keuangan, dan memecahkan masalah terkait ekonomi,” ujar dia.
 
Menurut Connie, konflik Rusia dan Ukraina tidak boleh dibebankan kepada Indonesia. Hal tersebut merupakan ranah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
 
“AS dan Eropa harus respek pada Indonesia soal Gerakan Non-Blok,” tegas dia.
 
Baca: Makna Terselubung Ancaman Boikot G20 dari Menkeu AS
 
Sebelumnya, Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Janet Yellen mengatakan Rusia harus dikeluarkan dari forum ekonomi utama G20. Yellen mengancam AS akan memboikot sejumlah pertemuan G20 jika pejabat Rusia muncul.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif