Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Anggaran hingga Tahapan Pemilu 2024 Bakal Diputuskan 30 Mei

Antara • 23 Mei 2022 04:17
Jakarta: Komisi II DPR berencana menggelar rapat dengar pendapat (RDP) membahas Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 pada 30 Mei 2022. DPR dan penyelenggara pemilu akan mengambil keputusan terkait hasil rapat konsinyering dalam forum tersebut.
 
"Rencananya raker dan RDP dilakukan pada tanggal 30 Mei. Kami memberikan waktu bagi penyelenggara pemilu untuk menyimulasikan hasil rapat konsinyering," kata anggota Komisi II DPR Anwar Hafid di Jakarta, Minggu, 22 Mei 2022.
 
Dia menjelaskan rapat konsinyering hanya menyelaraskan beberapa poin terkait tahapan, program, dan anggaran Pemilu 2024. Menurut Anwar, langkah itu dilakukan agar ketika pembahasan dalam raker dan RDP tidak terlalu banyak poin pembahasan, sehingga bisa segera diambil keputusan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Rapat konsinyering itu membahas poin yang belum disepakati sehingga ketika raker dan RDP berlangsung cepat karena diambil kesepakatan. Peraturan KPU (PKPU) harus segera ditetapkan," ujar dia.
 
Baca: Kode: Masyarakat Harus Paham Teknologi Pemilu
 
Komisi II DPR memberikan waktu bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk menyimulasikan kesepahaman yang telah dicapai dalam rapat konsinyering. Dia mencontohkan terkait masa kampanye yang diusulkan menjadi 75 hari yang harus disimulasikan KPU dan akan disampaikan dalam RDP Komisi II DPR.
 
"Termasuk soal anggaran, ada beberapa hal yang perlu disimulasikan KPU, apakah ada hal yang bisa dibantu pemerintah dan tidak perlu dianggarkan sehingga bisa dilakukan efisiensi," kata dia.
 
Rapat konsinyering Komisi II DPR bersama penyelenggara pemilu dan pemerintah pada 13-15 Mei 2022 memperoleh beberapa kesepahaman. Mulai program, tahapan, dan anggaran Pemilu 2024.
 
Terkait masa kampanye, disepakati waktunya dipersingkat menjadi 75 hari, namun dengan dua syarat yang harus terpenuhi. Kedua syarat itu yakni menyangkut mekanisme pengadaan logistik pemilu dan teknis penyelesaian sengketa pemilu.
 
Rapat konsinyering tersebut menyepakati anggaran Pemilu 2024 sesuai usulan dari KPU yaitu Rp76,6 triliun. Anggaran tersebut dialokasikan dari APBN tahun 2022 Rp8 triliun, 2023 Rp23,8 triliun, dan APBN 2024 Rp44,7 triliun.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif