Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik. Foto: MI/Mohamad Irfan
Wakil Ketua DPRD DKI M Taufik. Foto: MI/Mohamad Irfan

Gerindra Ngotot Kandidat Cawagub DKI Dievaluasi

Nasional Pengganti Sandiaga Uno
Cindy • 15 November 2019 14:46
Jakarta: Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra Muhammad Taufik ngotot meminta kandidat calon wakil gubernur (cawagub) dikosong ulang. Desakan itu disampaikan lantaran kursi wagub sudah kosong selama setahun.
 
"Kan harus dievaluasi kemungkinan orangnya (kandidat cawagub). Kalau kemungkinan orang, saya kasih namanya empat orang, pilih salah satu," kata Taufik saat dikonfirmasi, Jumat, 15 November 2019.
 
Taufik menuturkan penetapan cawagub terbentur pergantian anggota DKI pada medio Agustus 2019. Penentuan cawagub perlu kembali ke awal. DPRD harus membentuk kembali panitia seleksi (pansel) dan panitia khusus (pansus) cawagub.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, penetapan tersebut juga terkendala karena salah satu cawagub Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Syaikhu, yang sudah berkantor di DPR, Senayan, Jakarta. Taufik pun ingin nama-nama cawagub dirombak.
 
"Makanya harus dievaluasi apakah orangnya atau apanya. Kalau enggak dievaluasi kan kita enggak tahu," kata Ketua DPD Gerindra itu.
 
Kursi wagub DKI kosong sejak Senin, 27 Agustus 2018, karena pemangku pajabat, Sandiaga Uno, memutuskan mengikuti Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Posisi wagub menjadi jatah Gerindra dan PKS yang mengusung Sandiaga di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017.
 
PKS menyodorkan dua kadernya, Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto, untuk mendampingi Gubernur Anies Baswedan. Namun, pemilihan wagub berlangsung alot di DPRD DKI. Hingga anggota DPRD 2014-2019 turun jabatan, cawagub terpilih belum ditentukan.
 
Gerindra kemudian menyodorkan empat cawagub: Sekretaris Daerah DKI Saefullah, Dewan Penasihat Gerindra Arnes Lukman, Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry J Juliantono dan Wakil Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Riza Patria. Mereka tengah menunggu restu PKS.
 
Namun, Presiden PKS Sohibul Iman menegaskan posisi Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto sebagai cawagub tak bisa diganggu gugat. Kursi wagub masih menjadi hak PKS. Setiap cawagub yang diusung, termasuk empat kandidat dari Gerindra, harus disetujui PKS.
 


 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif