Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily. Medcom.id/Whisnu Mardiansyah
Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily. Medcom.id/Whisnu Mardiansyah

Tak Terpengaruh Hasil Survei, Golkar Tetap Berupaya Jadikan Airlangga Capres

Anggi Tondi Martaon • 28 Desember 2021 15:59
Jakarta: Partai Golkar tak akan terpengaruh dengan hasil jajak pendapat yang dilakukan sejumlah lembaga survei. Termasuk simulasi pasangan calon presiden dan wakil presiden (capres dan cawapres) yang dilakukan Politika Research and Consulting (PRC) dan Parameter Politik Indonesia (PPI).
 
"Kita sangat tidak terpengaruh dengan landscape yang dibuat oleh lembaga-lembaga survei tersebut," kata Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily saat dihubungi, Selasa, 28 Desember 2021.
 
Dia menyampaikan banyak lembaga survei yang mengeluarkan jajak pendapat terkait popularitas capres. Namun, hal itu bakal menjadi pertimbangan menjelang rangkaian pemilihan presiden (pilpres) dimulai.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya kira paling tepat adalah ketika kita membacanya (hasil survei) itu pada saat menjelang (pilpres)," kata dia.
 
Baca: Syarat Bangun Koalisi dengan Golkar, Airlangga Harus Jadi Capres
 
Dalam survei PRC, Airlangga diduetkan dengan Ketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar. Duet Airlangga-Muhaimin hanya mendapatkan dukungan 3,8 persen.
 
Dukungan berbeda diperoleh Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian itu saat diduetkan dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Simulasi pasangan Prabowo-Airlangga memperoleh dukungan 26,9 persen.
 
Meski Airlangga mendapatkan dukungan besar saat mendampingi Prabowo, Ace menegaskan Golkar tetap pada pendiriannya. Yakni, berupaya mewujudkan menjadikan Airlangga sebagai capres.
 
"Karena itu kita sekarang fokus untuk terus menyosialisasikan Pak Airlangga sebagai calon presiden," ungkap dia.
 
Salah satu hal yang akan disosialisasikan Golkar, yaitu menyampaikan capaian Airlangga sebagai pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Apalagi, eks Menteri Perindustrian (Menperin) itu dipercaya sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Penanganan Ekonomi Nasional (KPC-PEN).
 
"Kita kan ingin memiliki calon presiden yang memang memiliki kinerja baik untuk kepentingan bangsa ini, jadi bukan aspek popularitas saja yang kita kedepankan, tetapi aspek kinerja," ujar dia.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif