Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria/MI/Mohamad Irfan
Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria/MI/Mohamad Irfan

Sentilan Megawati Terhadap Anak Buah Prabowo Disesalkan

Nasional megawati pdi perjuangan
Whisnu Mardiansyah • 10 Januari 2019 15:04
Jakarta: Ketua DPP partai Gerindra Ahmad Riza Patria menyesalkan sentilan Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri. Megawati yang menyebut anak buah Prabowo Subianto membuat 'mumet' justru mengganggu hubungan dua partai.
 
"Saya menyayangkan ya kalau Bu Mega menyampaikan bahwa anak buah Pak Prabowo bikin mumet. Kami punya hubungan baik dengan PDI Perjuangan dan Ibu Mega," kata Riza di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 10 Januari 2018.
 
Riza menduga penilaian Megawati hanya berdasarkan pemberitaan media. Padahal, pemberitaan untuk kubu Prabowo tak berimbang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi kalau melihat orang itu ingat karakter orang. Jangan lihat berita-berita sepihak. Pelajari karakter orang. Misal kamu itu jujur, pendiam, low profile. Jadi pelajari bibit, bebet, dan bobotnya," jelas Riza.
 
Baca: Megawati Sentil Timses Prabowo
 
Riza menegaskan ketua umum Gerindra itu masih menganggap Megawati mentor. Hubungan mereka berdua pun selalu harmonis.
 
Terlebih, keduanya pernah berpasangan pada Pilpres 2009. Calon presiden nomor urut 02 itu bahkan pengagum Sukarno yang merupakan ayahanda Megawati.
 
"Jadi tentu kami tidak mungkin menyusahkan atau bikin mumet. Sejauh ini kami berjalan, bekerja, berkonsolidasi sesuai dengan konsitusi dengan baik," ucap dia.
 
Baca: Megawati Sindir Kader Karbitan
 
Di sisi lain, Megawati sebenarnya juga mengakui hubungannya dengan Prabowo sangat baik. Ia menyebut Prabowo merindukan dirinya. Calon presiden nomor urut 02 itu kangen menyantap nasi goreng Megawati.
 
"Seorang terdekat Pak Prabowo membisikkan ke saya 'Pak Prabowo kangen lho Bu sama nasi gorengnya Ibu'. Kan lebih enak ya. Semoga didengar beliau dan anak buahnya," tutur Megawati dalam Rakornas PDI Perjuangan, siang tadi.
 
Sayangnya, kondisi saat ini membuat ia 'mumet'. Padahal, sebagai bangsa perlu menjunjung segala kemampuan dan kecerdasan yang mampu membumikan Pancasila.
 
"Kalau yang dicari suka mumet pak, apa hayo, mumet bukan pusing saja tapi sudah sampai muter, penuhi dada. Jangan jadi bangsa yang pesimistis dan harus tetap semangat," kata Megawati.
 

(OJE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi