Ilustrasi/Medcom.id
Ilustrasi/Medcom.id

Masyarakat Diminta Tenang Menyikapi RUU Minuman Beralkohol

Nasional minuman beralkohol ruu dpr DPR RI
Anggi Tondi Martaon • 13 November 2020 13:35
Jakarta: Pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Minuman Beralkohol (Minol) menjadi sorotan. Masyarakat diminta tenang menyikapi rencana pembahasan tersebut.
 
"Dinamika yang berkembang di masyarakat tidak perlu berlebihan," kata Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat, 13 November 2020.
 
Wakil Ketua Umum DPP Gerindra itu menyebut belum ada kepastian kelanjutan pembahasan RUU Minol. Sebab, bakal regulasi tersebut masih dalam tahap harmonisasi di Badan Legislasi (Baleg).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Nanti kita lihat apakah pengkajian seperti apa kami tidak bisa berandai-andai, karena kalau pengkajian itu kan berlangsung secara terbuka," ungkap dia.
 
Anggota Komisi III DPR itu menilai pro dan kontra pembahasan RUU Minol merupakan hal yang wajar. Nantinya, DPR bakal mendengar pendapat dari banyak pihak sebelum memutuskan nasib pembahasan RUU Minol.
 
Baca:Beda Pidana dalam RUU Minuman Beralkohol dan KUHP
 
"Itu (pro dan kontra) akan menjadi perhatian Baleg untuk lebih mencermati pembahasan dari usulan dari pengusul tersebut," ujar dia.
 
Pembahasan RUU Minol diajukan oleh 21 anggota DPR. Mereka berasal tiga fraksi, yakni 18 anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), satu anggota Fraksi Gerindra, dan dua anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
 
Salah satu poin yang menjadi sorotan terkait sanksi pidana pengguna minol. Pihak yang melanggar ketentuan di RUU Minol terancam sanksi tiga bulan hingga 10 tahun penjara. Sementara itu, termaktub juga sanksi denda Rp10-50 juta.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif