Sekjen PKS Mustafa Kamal. ANT/Puspa Perwitasari.
Sekjen PKS Mustafa Kamal. ANT/Puspa Perwitasari.

PKS Pastikan Jadi Oposisi

Nasional Kabinet Jokowi-Maruf rakornas pks
Ilham Pratama Putra • 14 November 2019 19:17
Jakarta: Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan sikap politik dalam rapat koordinasi nasional (rakornas). PKS tetap menjadi oposisi pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
 
"Pertama itu kita kukuhkan ya Partai Keadilan Sejahtera sebagai oposisi, yang solutif yang konstruktif berada diluar pemerintah," kata Sekjen PKS Mustafa Kamal di Hotel Bidara, Jakarta Selatan, Kamis 14 November 2019.
 
Rakornas ini juga membahas strategi PKS dalam menghadapi Pilkada 2020. Ia meminta para kader tak hanya berjanji saat kampanye tapi juga merealisasikan janji yang telah diumbar kepada masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


PKS tak menutup kemungkinan membaur dengan partai yang berasal dari koalisi pemerintahan ketika pilkada. Mustafa menilai urusan pandangan politik di pusat dan daerah tak bisa disamakan. Ia berharap PKS perolehan suara PKS meningkat di Pilkada Serentak 2020.
 
"Kalau di pusat kita mempunyai format sebagai oposisi, di luar pemerintah. Tapi di daerah kita bisa bersama-sama seluruh partai politik untuk menjalin koalisi di tingkat lokal," jelas Mustafa.
 
Rakornas itu juga membahas rencana PKS berkomunikasi dengan seluruh parpol di Indonesia. Pertemuan antara PKS dan Partai NasDem beberapa waktu lalu dinilai memberikan dampak positif terhadap politik Indonesia.
 
Rakornas PKS digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, sejak hari ini hingga Sabtu, 16 November 2019. Rapat itu dihadiri seluruh pengurus PKS dari daerah hingga pusat. Rapat tersebut membahas persiapan partai menghadapi Pilkada 2020 dan Pemilu 2024.
 

 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif