Rapat paripurna ilustrasi. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
Rapat paripurna ilustrasi. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.

UU TPKS, 'Aisyiyah: Bukti Ketua DPR Peduli Perempuan

Nasional pelecehan seksual Kekerasan Anak puan maharani DPR RI kekerasan seksual RUU TPKS
Lukman Diah Sari • 16 April 2022 23:27
Jakarta: Sejumlah pihak termasuk elemen masyarakat menyambut baik dan mengapresiasi pengesahan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) oleh Ketua DPR Puan Maharani, pada Selasa, 12 April 2022. Salah satunya ‘Aisyiyah, Puan dinilai memiliki sensitivitas dan kepedulian yang tinggi terhadap perempuan.
 
"Waktu paripurna kemarin itu (Puan Maharani) terharu, dan itu artinya sebagai pemimpin perempuan, sensitivitas dan kepeduliannya terhadap kaum perempuan itu sampai ke hati,” kata Sekretaris Pengurus Pusat 'Aisyiyah Tri Hastuti Nur Rochima melalui keterangan tertulis, Sabtu, 16 April 2022.
 
Tri menerangkan dengan disahkannya UU TPKS maka akan memberikan perlindungan hukum kepada korban kekerasan seksual. Sarena selama ini payung hukum yang dapat melindungi korban secara jelas dan adil belum tersedia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Perlindungan terhadap hak bagi korban kekerasan seksual dapat lebih terjamin dengan adanya UU ini, baik dari sisi pendampingan, restitusi, rehabilitasi, maupun pemulihan yang semuanya itu ada di UU TPKS ini. Dan itu secara jelas semakin menguatkan perlindungan kepada korban-korban kekerasan seksual,” tutur Tri.
 
Baca: UU TPKS Bukti Perjuangan DPR Terus Menghidupkan Semangat Kartini
 
Tri menyampaikan ‘Aisyiyah sejak awal konsen dan turut mengawal proses penyusunan RUU TPKS tersebut. ‘Aisyiyah secara intens melakukan pembahasan draft RUU TPKS.
 
Tri berharap dengan disahkannya UU TPKS dapat menimbulkan efek jera bagi pelaku kekerasan seksual. Selain itu juga memaksimalkan perlindungan kepada para korban kekerasan seksual.
 
“Saat ini ‘Aisyiyah telah memiliki 31 posbakum untuk melakukan pendampingan kepada korban baik secara litigasi maupun non litigasi, selain itu juga peran edukasi, dan peran pencegahan, semua itu akan semakin kuat dengan adanya payung hukum UU TPKS ini,” ungkap Tri.
 
(LDS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif