Ilustrasi Partai Golkar. Medcom.id
Ilustrasi Partai Golkar. Medcom.id

Golkar Rentan Terbelah Jelang Munas

Nasional partai golkar
Arga sumantri • 18 Juni 2019 18:24
Jakarta: Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Jatim 3 DPP Partai Golkar Zainuddin Amali berharap partainya tak kembali pecah saat momentum Musyawarah Nasional (Munas). Sebab, forum itu dinilai rentan membikin Golkar terbelah.
 
"Itu yang disadari oleh kami sebagai pengurus partai. Kita lelah dengan konflik internal sejak 2014 sampai dengan 2017 akhir kemarin," kata Zainuddin di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 18 Juni 2019.
 
Menurut dia, sudah waktunya menghentikan konflik internal di tubuh partai yang pernah berkuasa selama 32 tahun itu. Tantangan yang dihadapi Golkar ke depan diyakini lebih berat ketimbang berkutat urusan internal partai.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita lelah, apalagi ditimpa masalah di sana sini, di tingkat pusat sampai daerah karena kesadaran itu lah maka kami tidak mau lagi ada gesekan di internal partai," katanya.
 
Baca: Bamsoet Belum Minat Jabat Ketua Umum Golkar
 
Ketua DPD Golkar Jatim itu mengimbau para kader solid menyongsong mendukung penyelenggaraan munas pada Desember 2019. Capaian partai berlambang pohon beringin pada Pemilu 2019 harus dipertahankan.
 
"Kita tidak dalam kondisi normal, pimpinan partai tidak memimpin utuh lima tahun. Dia (Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto) satu tahun lebih datang, kemudian partai bisa selamat di posisi nomor dua, itu satu hal yang menggembirakan buat kami," ungkapnya.
 
Sejak 2014, Golkar memang banyak diterpa konflik internal. Paling disoroti adalah dualisme kepemimpinan partai, yakni kubu Aburizal Bakrie dan Agung Laksono.
 
Golkar juga banyak diterpa masalah ketika dipimpin Setya Novanto. Mantan Ketua DPR itu pun harus menanggalkan jabatannya di pucuk pimpinan Golkar setelah dipastikan masuk dalam pusaran korupsi proyek KTP berbasis elektronik (KTP-el).
 
Posisi Novanto diisi Airlangga Hartarto yang terpilih dalam forum Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Golkar 2017. Jabatan Airlangga ditetapkan hingga Munas Golkar, Desember 2019.

 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif