Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. MI/Ramdani
Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin. MI/Ramdani

Permenag Majelis Taklim Disebut Membebani Presiden

Nasional Memagari Majelis Taklim
Whisnu Mardiansyah • 02 Desember 2019 17:16
Jakarta: Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi meminta Menteri Agama Fachrul Razi berhati-hati membuat aturan kontroversial seperti pendataan majelis taklim. Aturan kontroversial itu bakal membebani Presiden Joko Widodo.
 
"Perlu hati-hatilah, dan perlu dijelaskan kepada publik. Kenapa? Karena yang salah itu selalu Jokowi. Di publik itu yang salah selalu Jokowi. Kalau selalu membuat kebijakan yang selalu kontroversi, kasihan Presiden" kata Awi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 2 Desember 2019.
 
Awi mempertanyakan alasan Kemenag menerbitkan aturan itu. Ia juga menanyakan kategori majelis taklim yang harus mendaftarkan diri ke Kemenag. Karena, kata Awi, tak seluruh majelis taklim memiliki struktur organisasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau di kampung itu tiap Minggu ada arisan RT (rukun tetangga) di dalamnya ada ceramah-ceramah begitu. Tapi dia kan enggak secara formal sebagai majelis taklim, tapi fungsinya seperti itu," jelas Awi.
 
Menag Fachrul disebut kerap mengeluarkan kebijakan yang membingungkan masyarakat. Ia mencontohkan rekomendasi surat keterangan terdaftar (SKT) organisasi kemasyarakatan Front Pembela Islam (FPI).
 
"Sudah kami ingatkan supaya sebelum membuat peraturan minimal didengar dulu lah komunitas masyarakat yang menjadi sasaran itu didengarkan," ujarnya.
 
Menteri Agama Fachrul Razi menerbitkan Peraturan Menteri Agama Nomor 29 Tahun 2019 Tentang Majelis Taklim. Peraturan itu diterbitkan pada 13 November 2019. Pasal 6 ayat 1 PMA 29 Tahun 2019 itu menyebut majelis taklim wajib mendaftarkan diri ke Kementerian Agama.
 

(DRI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif