Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono. Foto: Medcom.id/Fachri Audia Hafiez.
Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono. Foto: Medcom.id/Fachri Audia Hafiez.

Isu 'Penumpang Gelap' Disebut Menyudutkan Relawan Prabowo-Sandi

Nasional partai gerindra
Arga sumantri • 13 Agustus 2019 12:28
Jakarta: Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono menyesalkan ramainya isu 'penumpang gelap' Prabowo Subianto. Arief menyebut rumor itu menyudutkan relawan Prabowo-Sandiaga Uno.
 
"Kasihan relawan-relawan Prabowo-Sandi yang sukarela dan ikhlas berjuang dianggap penumpang gelap," kata Arief di Jakarta, Selasa, 13 Agustus 2019.
 
Menurut Arief, tidak ada 'penumpang gelap' di belakang Prabowo selama Pilpres 2019. Semua pihak yang ada di belakang Ketua Umum Gerindra itu 'penumpang resmi'.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Penumpang gelap enggak ada ,wong mereka semua penumpang yang terdaftar dalam manifest penumpang semua kok," ungkapnya.
 
Arief mengatakan pendukung Prabowo-Sandi sudah kembali ke wadahnya masing-masing. Sebab, pilpres sudah selesai dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin sebagai pemenang pemilu.
 
"Jadi penumpang gelap itu cuma isapan jempol. Sengaja dilontarkan orang-orang yang lagi banyak dapat untung gede dari perhelatan Pilpres," ucap dia.
 
Baca:'Penumpang Gelap' Prabowo Disebut Kelompok 'Setan Botak'
 
Arief meminta isu 'penumpang gelap' itu disudahi. Rumor itu hanya memojokkan relawan Prabowo-Sandi. "Wong relawan Prabowo-Sandi juga sudah move on kok, dan sudah kembali beraktivitas non-politik," ujarnya.
 
Istilah 'penumpang gelap' Prabowo pertama kali muncul dari politikus Gerindra Andre Rosiade. Andre menyebut ada penumpang gelap yang memanfaatkan Prabowo agar situasi Indonesia kacau. 'Penumpang gelap' itu juga ingin Jokowi disalahkan akibat kondisi itu.
 
"Orang itu ingin Indonesia chaos. Ingin Pak Jokowi disalahkan. Ingin Indonesia ini ribut. Pak Prabowo sebagai patriot dan negarawan menolak hal itu. Itu lah penumpang gelap itu," kata Andre dalan diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, 10 Agustus 2019.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif