Presiden Diminta Menangani Langsung Kasus Tercecernya KTP-el

Whisnu Mardiansyah 28 Mei 2018 10:06 WIB
korupsi e-ktpe-ktp
Presiden Diminta Menangani Langsung Kasus Tercecernya KTP-el
Presiden Joko Widodo/ANT/Puspa Perwitasari
Jakarta: Presiden Joko Widodo diminta turun tangan langsung soal tercecernya KTP-el di Bogor, Jawa Barat. Anggota Komisi II DPR Sutriyono menganggap keamanan nasional terancam bila tudingan Mendagri Tajhjo Kumolo soal adanya sabotase terbukti.

"Kami selaku anggota Komisi II meminta Presiden untuk turun langsung. Kepada Presiden kami menyampaikan ada persoalan genting di mana dokumen warga negara dan negara tercecer akibat disabotase seperti yang dikemukakan oleh Kemendagri," kata Sutriyono ketika dihubungi, Senin, 28 Mei 2018.

Baca: Mendagri Dianggap Lepas Tangan soal KTP-el Tercecer


Politikus PKS itu mengatakan pemerintah wajib menjaga kerahasiaan data pribadi warga negara. Data invalid maupun produk gagal tak bisa dimaklumi karena penyalahgunaan bisa saja terjadi. Apalagi, insiden ini terjadi di tahun politik.

"Tidak cukup memberikan sanksi pada pejabat paling bawah. Presiden harus mengambil tindakan yang tegas agar tidak terulang kembali di kemudian hari. Ini yang sudah kedua kalinya," ucap dia.

Baca: Tercecernya KTP-el Dianggap Persoalan Serius

Kasus serupa juga terjadi pada 2017. Indonesia juga sedang menggelar Pilkada Serentak 2107 ketika kasus itu terjadi.

SSebelumnya, beredar video yang menunjukkan KTP-el yang diperkirakan berjumlah ratusan, tercecer di kawasan Bogor, Jawa Barat. Pada KTP-el tertulis alamat di wilayah Sumatera Selatan.

Menurut Dukcapil, KTP-el itu merupakan barang rusak atau invalid dan hendak dibawa dari gudang sementara di Pasar Minggu ke gudang Kemendagri di Bogor.



(OJE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id